CIMB Niaga Finance Siap Longgarkan Kredit Kendaraan Nasabah

Kompas.com - 26/03/2020, 15:09 WIB
Ilustrasi kredit mobil istimewaIlustrasi kredit mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak usaha PT Bank CIMB Niaga Tbk yang bergerak di sektor multifinance, yakni PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mengaku siap mendukung arahan pemerintah untuk merelaksasi kredit kendaraan.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman mengatakan, hal itu dilakukan guna membantu pemerintah sekaligus mengurangi dampak virus corona (Covid-19) terhadap kondisi perekonomian.

"CNAF sangat mendukung terhadap arahan yang dikeluarkan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo dan Kepala OJK terkait dengan kebijakan relaksasi guna mengurangi dampak dari virus corona terhadap perekonomian negara Indonesia," kata Ristiawan kepada Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Kredit Macet Sebelum Corona Bisa Dapat Relaksasi Juga?

Kendati demikian, pria yang kerap disapa Aris ini mengatakan, saat ini CNAF masih menunggu finalisasi produk hukum dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK sendiri tengah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan industri melalui asosiasi leasing agar penerapan relaksasi kredit tidak menimbulkan moral hazard.

Bila produk hukum siap, pihaknya mengaku bakal segera menerapkan relaksasi kredit untuk debitur yang terdampak wabah virus corona, baik secara langsung maupun tidak langsung di beragam sektor industri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Segera setelah produk hukum tersebut selesai difinalisasi dan disosialisasikan," pungkasnya.

Baca juga: Masih Ada Leasing yang Sita Kendaraan di Tengah Wabah? Begini Cara Mengatasinya

Sebelumnya diberitakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis restrukturisasi kredit kendaraan dengan waktu penangguhan maksimal 1 tahun.

Bahkan, OJK melarang perusahaan leasing menarik kendaraan untuk sementara waktu akibat wabah virus corona.

Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo pada Selasa (24/3/2020) yang menjanjikan kelonggaran pembayaran kredit untuk pekerja informal, seperti tukang ojek, sopir taksi, serta nelayan dalam pembayaran cicilan kredit kendaraan.

Dalam keterangannya OJK menerangkan, relaksasi kredit bisa bermacam-macam bentuknya, mulai dari penurunan suku bunga, perpanjangan waktu, hingga pengurangan tunggakan pokok, dan lain-lain.

Pemberian jangka waktu pun bisa bervariasi, akan sesuai dengan kesepakatan antara debitur dengan bank maupun leasing. Bisa 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, sampai maksimal 1 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.