Kompas.com - 26/03/2020, 14:19 WIB
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan kebijakan perlindungan pekerja atau buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan virus corona (Covid-19) yang diatur melalui Surat Edaran Nomor M/3/HK.04/III Tahun 2020.

Surat Edaran yang ditandatangani Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 17 Maret 2020 itu dibuat untuk mendorong agar setiap pimpinan usaha dapat segera membuat aturan yang mengutamakan tujuan memperkecil penyebaran Covid-19 dan tetap menjalankan usaha.

"Kita tetap mencegah penularan penyebaran virus (Covid-19) tapi usaha tetap jalan," ujar Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, seperti dikutip Kontan.co.id, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Cegah Virus Corona, BI Karantina dan Ganti Uang yang Beredar

Dalam Surat Edaran tersebut, pemerintah juga mengatur kebijakan hak perlindungan dan pengupahan bagi buruh yang harus dijaga oleh para pelaku usaha.

Sebagaimana diketahui guna mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk pembatasan kegiatan usaha yang secara tidak langsung juga menyebabkan sebagian pekerja/seluruh pekerja tidak masuk kerja.

Dengan mempertimbangkan kelangsungan usaha dan kesejahteraan para pekerja maka perubahan besaran dan cara pembayaran upah pekerja dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara pelaku usaha dan pekerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terimbas Virus Corona, Industri Penerbangan Terpuruk

"Dalam hal ini, pemerintah memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha untuk menjaga masalah besaran upah sesuai kesepakatan antara pelaku dan pekerja," ucap dia.

Kemudian di luar surat edaran, Susiwijono juga mengatakan bahwa pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan insentif dan stimulus ekonomi bagi pelaku usaha dan para pekerja. (Vendi Yhulia Susanto | Khomarul Hidayat)

Baca juga: Selain Masyarakat Miskin, BLT Dialokasikan untuk Driver Ojol dan Pegawai Mal

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Ada wabah corona, pelaku usaha diberi kelonggaran bicarakan upah dengan pekerja

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Tengah Pandemi, Kinerja BPR dan BPRS Tetap Moncer

Di Tengah Pandemi, Kinerja BPR dan BPRS Tetap Moncer

Whats New
Jumlah BPR Terus Menyusut, Ini Penyebabnya

Jumlah BPR Terus Menyusut, Ini Penyebabnya

Whats New
Cabai Naik, Simak Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Cabai Naik, Simak Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Spend Smart
Targetkan Nol Emisi pada 2060, Menko Airlangga: Kuncinya Maksimalkan Teknologi Hijau

Targetkan Nol Emisi pada 2060, Menko Airlangga: Kuncinya Maksimalkan Teknologi Hijau

Whats New
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Ekonomi Digital Tiap Daerah Tidak Merata, Ini Sebabnya

Ekonomi Digital Tiap Daerah Tidak Merata, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Whats New
Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Whats New
KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

Whats New
Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Whats New
Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Whats New
Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.