IHSG Diproyeksikan Menghijau Sepanjang Hari Ini

Kompas.com - 03/04/2020, 09:02 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan pada hari ini, Jumat (3/4/2020).

Sepanjang perdagangan kemarin, Kamis (2/4/2020), IHSG pede bergerak di zona hijau sepanjang hari.

Kemarin, IHSG ditutup pada level 4.531,68, menguat 65,64 poin atau 1,47 persen dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya pada level 4.466,03.

Baca juga: Bertahan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Menguat 68,64 Poin

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan pengutan IHSG akan dipengaruhi oleh sentiment harga minyak yang kian naik sejak Kamis.

Harga minyak yang mulai terpantau naik tajam usai Presiden AS Donald Trump melakukan pembicaraan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait kesepakatan untuk mengakhiri perang harga mereka dalam beberapa hari.

“IHSG hari ini bakal menguat ya, faktor utamanya adalah penguatan harga minyak. Memang dari kemarin pasar meredpon statement Trump, yang mengatakan kedua negara akan memotong produksi minyak 10 juta barrel. Sehingga ini mendorong harga minyak dunia bergerak naik cukup kencang,” kata Hans kepada Kompas.com.

Hans menilai kenaikan harga minyak cukup penting, mengingat selama ini penurunan harga minyak memukul kondisi keuangan negara-negara yang bergantung pada pendapatan minyak sebagai kebutuhan dalam melakukan transaksi komoditas.

Baca juga: IHSG Dibuka Langsung Turun Tajam

Turunnya harga minyak juga membuat margin call atau peringatan jika ekuitas akun sedang terancam oleh kerugian dari posisi saat ini.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Memutus Penyebaran Covid-19 saat “New Normal”

4 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Memutus Penyebaran Covid-19 saat “New Normal”

Spend Smart
Harga Emas Antam Anjlok Rp 17.000

Harga Emas Antam Anjlok Rp 17.000

Whats New
CORE: Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Rp 677 Triliun Masih Jauh Dari Ideal

CORE: Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Rp 677 Triliun Masih Jauh Dari Ideal

Whats New
KKP Kembali Lepasliarkan 95.610 Benih Lobster

KKP Kembali Lepasliarkan 95.610 Benih Lobster

Whats New
Tata Cara Lengkap Refund Dana Haji Reguler, Khusus, serta Pelimpahan Porsi

Tata Cara Lengkap Refund Dana Haji Reguler, Khusus, serta Pelimpahan Porsi

Whats New
Luhut Minta Menkes Pelopori Protokol untuk Pelaku Usaha Jelang New Normal

Luhut Minta Menkes Pelopori Protokol untuk Pelaku Usaha Jelang New Normal

Whats New
IHSG dan Rupiah Hari Ini Diprediksi Bakal Rally

IHSG dan Rupiah Hari Ini Diprediksi Bakal Rally

Whats New
Jaga Kelangsungan Usaha di Masa Pandemi, Menaker Terbitkan Surat Edaran

Jaga Kelangsungan Usaha di Masa Pandemi, Menaker Terbitkan Surat Edaran

Whats New
Pemerintah Tambah Subsidi Bunga, Ini Syarat UMKM Bisa Mendapatkan Relaksasi KUR

Pemerintah Tambah Subsidi Bunga, Ini Syarat UMKM Bisa Mendapatkan Relaksasi KUR

Whats New
Pertama Kalinya dalam 29 Tahun, Australia Mengalami Resesi

Pertama Kalinya dalam 29 Tahun, Australia Mengalami Resesi

Whats New
Luhut: Pasca Pandemi, Pemerintah Fokus Hilirisasi Minerba

Luhut: Pasca Pandemi, Pemerintah Fokus Hilirisasi Minerba

Whats New
Perusahaan Wajib Daftarkan Pekerjanya di Program Tapera Paling Lambat 2027

Perusahaan Wajib Daftarkan Pekerjanya di Program Tapera Paling Lambat 2027

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Tantang Pengritik Utang Negara | Tagihan Listrik Raffi Ahmad

[POPULER MONEY] Luhut Tantang Pengritik Utang Negara | Tagihan Listrik Raffi Ahmad

Whats New
Upah Maksimal Rp 8 Juta Berhak Ajukan Pembelian Rumah Melalui Program Tapera

Upah Maksimal Rp 8 Juta Berhak Ajukan Pembelian Rumah Melalui Program Tapera

Whats New
New Normal, Maskapai Diminta Tutup Fasilitas Toilet Pesawat Selama Penerbangan

New Normal, Maskapai Diminta Tutup Fasilitas Toilet Pesawat Selama Penerbangan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X