Kemenkeu Telah Cairkan Anggaran Rp 3,3 Triliun untuk BNPB

Kompas.com - 08/04/2020, 12:49 WIB
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani di Jakarta, Kamis (26/8/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIADirektur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani di Jakarta, Kamis (26/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk bidang kesehatan Rp 75 triliun untuk penanganan virus corona (covid-19).

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, pihaknya telah mencairkan dana sebesar Rp 3,3 triliun dari total alokasi anggaran kesehatan untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yaitu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Saat ini yang untuk di bidang kesehatan diprioritaskan di kesehatan adalah pertama, kami sudah dari Kemenkeu sudah support anggaran awal yang sudah diserahkan ke BNPB untuk penanganan Covid dalam waktu dekat sekitar Rp 3,3 triliun," ujar Askolani dalam video conference, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Karantina Wilayah dari Sisi Anggaran: Kebutuhan Dasar Ditanggung APBN

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihak Kementerian Keuangan siap untuk mengakomodir setiap usulan tambahan anggaran lain baik dari BNPB maupun Kementerian Kesehatan untuk penanganan kesehatan.

Adapun beberapa hal yang kini menjadi prioritas anggaran Kemenkeu adalah sarana dan prasarana rumah sakit, serta pengadaan alat kesehatan untuk penanganan virus corona.

"Kita siap akomodasi dan menampung usulan tambahan lain yang akan dilakukan BNPB dan Kementerian Kesehatan dalam menangani kesehatan, arahnya adalah persiapan sarana dan prasarana rumah sakit, alat kesehatan yang kian banyak bisa disiapkan dan disupport pemerintah, serta SDM," terang dia.

"Di situ kemudian ada sebagian masih sifatnya mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan berikutnya yang akan diusulkan masing-masing Kementerian/Lembaga," ujar Askolani.

Baca juga: Melihat Anggaran Penanganan Corona Anies, RK, Ganjar, dan Khofifah

Sebagai informasi, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 405,1 triliun untuk stimulus di berbagai bidang dalam rangka menangani covid-19.

Anggaran untuk stimulus ini setara 15,9 persen dari total belanja negara sebesar Rp 2.540,4 triliun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Jika dirinci anggaran terdiri dari Rp 75 triliun untuk bidang kesehatan, Rp 110 triliun untuk perlindungan sosial (social safety net), Rp 70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Ketika Orangtua Terlalu Membandingkan Prestasi Akademik Antar-anak | 'Strict Parents', Jangankan Pacaran, Izin Main Saja Susah

[KURASI KOMPASIANA] Ketika Orangtua Terlalu Membandingkan Prestasi Akademik Antar-anak | "Strict Parents", Jangankan Pacaran, Izin Main Saja Susah

Rilis
Mengenal Arti Leasing dan Bedanya dengan Kredit

Mengenal Arti Leasing dan Bedanya dengan Kredit

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sedarah tapi Saling Cemburu | Pandangan Keliru tentang Anak Sulung | Puncak Sibling Rivalry Ada pada Pembagian Harta Warisan

[KURASI KOMPASIANA] Sedarah tapi Saling Cemburu | Pandangan Keliru tentang Anak Sulung | Puncak Sibling Rivalry Ada pada Pembagian Harta Warisan

Rilis
Menhub Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Menhub Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Rilis
Update 10 Sekolah Ikatan Dinas Favorit: STIS dan STAN Banjir Peminat

Update 10 Sekolah Ikatan Dinas Favorit: STIS dan STAN Banjir Peminat

Whats New
Pemerintah Minta Pekerja Swasta Tidak Mudik Lebaran

Pemerintah Minta Pekerja Swasta Tidak Mudik Lebaran

Whats New
Deposito Nasabah Bank Mega Syariah Rp 20 Miliar Raib, Ini Kronologinya

Deposito Nasabah Bank Mega Syariah Rp 20 Miliar Raib, Ini Kronologinya

Whats New
Simak Proyeksi IHSG Pekan Depan

Simak Proyeksi IHSG Pekan Depan

Earn Smart
Ada Relokasi VMS, Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Ada Relokasi VMS, Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Whats New
Tutup Bisnis Perbankan Ritel, Ini Nasib Nasabah dan Karyawan Citigroup

Tutup Bisnis Perbankan Ritel, Ini Nasib Nasabah dan Karyawan Citigroup

Whats New
Formasi CPNS 2021 Ini Bisa Diikuti Pelamar Usia 40 Tahun

Formasi CPNS 2021 Ini Bisa Diikuti Pelamar Usia 40 Tahun

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Bikin Risol Mayo, Bisa untuk Camilan Buka Puasa, Loh! | Resep Pastel Tutup Klasik, Lezat dan Bergizi!

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Bikin Risol Mayo, Bisa untuk Camilan Buka Puasa, Loh! | Resep Pastel Tutup Klasik, Lezat dan Bergizi!

Rilis
Menhub Terus Upayakan Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Menhub Terus Upayakan Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Whats New
Petani di Jawa Timur Rasakan Banyak Manfaat dari Kartu Tani

Petani di Jawa Timur Rasakan Banyak Manfaat dari Kartu Tani

Whats New
Pengertian Zakat, Hukum, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Pengertian Zakat, Hukum, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X