Sebanyak 37.000 UMKM Terdampak Virus Corona

Kompas.com - 17/04/2020, 05:12 WIB
Foto dirilis Kamis (21/11/2019), memperlihatkan perajin mengumpulkan hasil kreativitas berupa tas berbahan sampah plastik di Denpasar. Beragam upaya penyelamatan lingkungan Bali dari ancaman sampah plastik terus digulirkan, seperti pengurangan penggunaan kantong plastik, gerakan penggunaan tumbler, hingga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis. ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWOFoto dirilis Kamis (21/11/2019), memperlihatkan perajin mengumpulkan hasil kreativitas berupa tas berbahan sampah plastik di Denpasar. Beragam upaya penyelamatan lingkungan Bali dari ancaman sampah plastik terus digulirkan, seperti pengurangan penggunaan kantong plastik, gerakan penggunaan tumbler, hingga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tercatat ada sekitar 37.000 pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro ( UMKM) yang melapor ke Kementerian Koperasi dan UKM merasakan dampak adanya pagebluk virus corona atau Covid-19 ke usaha mereka.

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Fiki Satari menyebut, data yang didapatkan tersebut masih bergulir hingga saat ini.

Data didapat dari laporan pelaku UMKM melalui berbagai sumber, yakni hotline call center Kemenkop dan UKM, Dinas terkait di daerah, serta asosiasi pendamping UMKM.

Baca juga: Sri Mulyani Bakal Terbitkan Surat Utang Khusus untuk UMKM

"Data yang masuk ini secara umum ya 87 persen yang terdampak merupakan usaha level mikro, dikaitkan dengan skema program yang didesain 54,2 persen belum miliki tabungan usaha," kata Fiki dalam Konferensi pers via daring pada Kamis (16/4/2020).

Dari data laporan tersebut, sebanyak 56 persen UMKM melapor karena terjadi penurunan penjualan, 22 persen mengaku kesulitan permodalan, 15 persen melapor terjadi distribusi yang terhambat, dan 4 persen melaporkan kesulitan bahan baku.

Untuk yang lainnya Fiki menyebut masih minor.

Fiki menambahkan, penting data yang dikonsolidir kemudian diagregasi untuk dapat mendesain program dengan memastikan pelaku koperasi dan UKM yang terdampak dapat menerima program secara cepat dan tepat.

"Komitmen Presiden sudah clear, bahwa yang diprioritaskan adalah pelaku usaha mikro, kecil, menengah," jelas Fiki.

Baca juga: Pandemi Corona, UMKM Didorong Produksi Masker Kain

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Simanungkalit, menambahkan bagi UMKM yang tidak bisa bertahan di tengah pagebluk Covid-19 sudah disiapkan program bantuan langsung tunai (BLT) dan juga Kartu Prakerja. (Ratih Waseso)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Sebanyak 37.000 pelaku UMKM terdampak wabah virus corona



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X