PKS Usulkan Dana Pelatihan di Kartu Prakerja Diubah Menjadi BLT

Kompas.com - 20/04/2020, 17:33 WIB
Cara mendapatkan Kartu Prakerja KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoCara mendapatkan Kartu Prakerja

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Fraksi PKS, Sukamta mengimbau pemerintah untuk realistis mengalokasikan dana Rp 5,6 triliun sebagai bantuan untuk korban PHK.

Menurutnya dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) lebih menghalau kegundahan masyarakat korban PHK.

“Di masa pandemi sekarang ini, semua serba sulit, PHK dimana mana, ekonomi berhenti. Bagi-bagi uang tunai kepada rakyat seperti ini, mungkin bisa mengurangi ketegangan sosial,” kata Sukamta, melalui siaran Mmedia, Senin (20/4/2020).

Sukamta mengatakan, saat ini konsep kartu prakerja mengalami pembelokan sehingga tidak semua uang dibagi kepada rakyat pencari kerja, melainkan Rp 1 juta ditahan dan langsung dialokasikan untuk pelatihan digital.

“Harapan kami, tentu ini bisa dikelola dengan kemanfaatan yang maksimal dan bisa dirasakan oleh anak bangsa yang baru lulus dan akan mencari kerja. Konsep seperti ini terlihat tidak sensitif terhadap kesulitan rakyat di tengah pandemi covid-19,” tambah dia.

Baca juga: Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 2

Sebagai Anggota Banggar DPR, Sukamta merinci, isi pelatihan yang berharga Rp 1 juta per orang, bukanlah pelatihan sebetulnya, karena hanya download bahan saja. Jika diakses 3,5 juta orang maka total alokasi dana mencapai Rp 3,5 trilliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mestinya kalau mau niat membantu, hargailah sesuai dengan harga yang wajar. Toh bahan- bahan itu sudah bisa ditemukan di internet secara gratis. Tidak ada yang istimewa sekali,” ungkap dia.

Ia juga menyebut, hanya dengan mendownoad bahan dengan harga fantastis tidak menjamin seseorang bisa diterima kerja atau memiliki pekerjaan.

“Kemungkinan akan kembali menganggur. Jadi, konsep kebijakannya tidak memberi solusi bagi masalah yang disasarnya, yaitu soal pengangguran,” jelas dia.

Ia menyarankan, untuk pelatihan kerja ada baiknya jika diberikan bekal keterampilan yang bisa diterapkan sesuai kebutuhan kerja dan secara keuangan yang rasional. Dengan begitu, bisa melibatkan lebih banyak orang atau sisa uangnya bisa dialokasikan untuk hal penting lainnya.

"Ada kesan kuat di masyarakat, ini seperti bagi-bagi uang kepada vendor perusahaan digital yang sebenarnya juga sudah untung dengan peningkatan penggunaan applikasi mereka sebagai dampak kebijakan semua serba dilakukan dari rumah / stay at home melalui rasana daring," tambahnya.

Pemerintah memang sudah membuat Perppu No. 1 tahun 2020 sebagai payung hukum mengeluarkan Perpres No. 54 tahun 2020, sehingga APBN dibuat sepihak tanpa melibatkan DPR.

“Tetapi kami berharap jangan karena dibuat sendiri, kemudian seperti prasmanan. Uang seperti dibagi-bagi sendiri. Kasihan rakyat, kan itu uangnya rakyat," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Earn Smart
Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Rilis
Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Whats New
Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Whats New
Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Whats New
Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Whats New
Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Whats New
Pemprov Papua Barat Perpanjang Pendaftaran PPPK Guru hingga 11 Agustus

Pemprov Papua Barat Perpanjang Pendaftaran PPPK Guru hingga 11 Agustus

Whats New
Kecewa, Sri Mulyani Rombak Jajaran Ditjen Bea Cukai

Kecewa, Sri Mulyani Rombak Jajaran Ditjen Bea Cukai

Whats New
Imbas PPKM, PMI Manufaktur Indonesia Anjlok

Imbas PPKM, PMI Manufaktur Indonesia Anjlok

Whats New
Sri Mulyani Lantik 138 Pejabat Baru Termasuk Irjen Kemenkeu

Sri Mulyani Lantik 138 Pejabat Baru Termasuk Irjen Kemenkeu

Whats New
Serukan Kampanye “Bersatu untuk Indonesia”, Grab Didukung 23 Brand Ternama Indonesia

Serukan Kampanye “Bersatu untuk Indonesia”, Grab Didukung 23 Brand Ternama Indonesia

Whats New
Pemerintah Targetkan Kantongi Rp 33 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN Besok

Pemerintah Targetkan Kantongi Rp 33 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN Besok

Rilis
Pertamina Targetkan Pasang PLTS 500 MW di Area Operasi

Pertamina Targetkan Pasang PLTS 500 MW di Area Operasi

Whats New
Pengusaha Berharap PPKM Turun ke Level 3, Ini Pertimbangannya

Pengusaha Berharap PPKM Turun ke Level 3, Ini Pertimbangannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X