Menperin Ungkap Para Pemasok Belum Ikhlas Harga Gas Turun

Kompas.com - 22/04/2020, 07:30 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat koordinasi di Kemenperin, Jakarta, Senin (30/12/2019). (Foto: Humas Kemenperin) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat koordinasi di Kemenperin, Jakarta, Senin (30/12/2019). (Foto: Humas Kemenperin)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, para pemasok gas belum ikhlas harga gas industri turun jadi 6 dollar AS per millions british thermal units (MMBTU).

Hal itu ia sampaikan saat merespons anjloknya harga minyak dunia bahkan hingga di bawah nol dollar AS. Terkait hal itu, Menperin akan lebih berhati-hati mengaitkannya dengan harga gas industri.

"Harga gas kalau kita sambungkan kita kaitkan dengan harga minyak kita harus hati-hati. Tapi saya dapat laporan supplier-supplier dari gas yang masih belum ikhlas, masih belum menerapkan harga gas industri 6 dollar AS. Jadi sekarang, kita bagaimana mengawalnya," katanya dalam konferensi video, Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Resmi, Harga Gas Industri Turun Jadi 6 Dollar AS Per MMBTU

Agus mengatakan, naik dan turunnya harga minyak dunia bisa sangat cepat. Oleh karena itu ia tak ingin terburu-buru mengaitkan hal itu dengan penurunan harga gas industri.

"Kalau kita lihat dalam sejarah, harga minyak dunia naik turunnya ini bisa cepat sekali. Bisa naiknya tinggi sekali dengan cepat, bisa turunnya sedikit," kata dia.

"Nanti kalau kita kaitkan, saya khawatir ketika harga minyak naik lagi, ada suatu adjustment yang baru," sambungnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Imbas Corona, Ini Proyek-proyek Infrastruktur yang Ditunda Pemerintah

Sebelumnya, harga minyak dunia anjlok tajam. Bahkan, harga minyak yang diperdagangkan di kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) sempat minus alias di bawah nol dollar AS.

Dilansir dari CNN, Selasa (21/4/2020), harga minyak di Amerika Serikat (AS) anjlok di titik terendahnya menjadi -37,63 dollar AS per barel. Itu level terendah sejak NYMEX membuka perdagangan berjangka minyak pada tahun 1983.

Baca juga: Fakta-fakta Larangan Mudik, Diterapkan 24 April hingga Tak Boleh Keluar Zona Merah



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X