Mudik Dilarang, Sektor Apa Saja yang Akan Terpukul?

Kompas.com - 24/04/2020, 14:16 WIB
Suasana arus balik mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (19/6/2018). Hingga pukul 09.00 wib jumlah penumpang turun di Stasiun Senen mencapai 22.731 penumpang. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOSuasana arus balik mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (19/6/2018). Hingga pukul 09.00 wib jumlah penumpang turun di Stasiun Senen mencapai 22.731 penumpang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Transportasi dan Tata Kota Yayat Supriatna menilai, pelarangan mudik yang berlaku mulai hari ini, Jumat (24/4/2020) memiliki dampak signifikan karena transportasi merupakan penyambung kegiatan.

Artinya segala kegiatan ekonomi yang berhubungan erat dengan transportasi otomatis mandek, mulai dari rumah makan dan SPBU di rest area, jasa travel, hingga platform pemesanan tiket online.

"Wah ini memang berat, ya. Bagaimana nasib SPBU, rumah makan di rest area, pemesanan tiket online, yang kira-kira akan drop. Ini rantainya panjang karena transportasi turunan dari kegiatan," kaya Yayat kepada Kompas.com, Jumat (24/4/2020).

Baca juga: Mulai 7 Mei, Masyarakat yang Nekat Mudik Didenda Rp 100 Juta

Yayat menuturkan, penyedia jasa transportasi sebetulnya ingin memperkecil risiko akibat wabah virus dengan memaksimalkan momen Ramadhan dan Lebaran tahun ini. Setidaknya, bisa memperpanjang nafas dan sedikit menutup kerugian.

Adanya pelarangan mudik sontak membuat perusahaan jasa transportasi di semua lini kocar-kacir. Namun di sisi lain, kebijakan soal pelarangan mudik perlu diterapkan secara cepat dan tepat.

"Tadinya ingin recovery, jadi masih bisa bernafas. Sekarang banyak bus AKAP menggarasikan bus-busnya, digarasikan pun butuh pemeliharaan," ujar Yayat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Belum lagi tidak semua perusahaan jasa tak memiliki beban utang. Beban utang yang besar akan menambah berat penyesuaian bisnis, di samping belum adanya stimulus khusus dari pemerintah terhadap seluruh perusahaan jasa transportasi.

Baca juga: Pesawat Komersil Dilarang Angkut Penumpang Mulai 24 April sampai 1 Juni 2020

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
Sejumlah Upaya Kemenaker Tingkatkan Perlindungan bagi Pekerja Perempuan

Sejumlah Upaya Kemenaker Tingkatkan Perlindungan bagi Pekerja Perempuan

Rilis
Ekonomi Tumbuh 7,07 Persen, Menko Airlangga: Lebih Tinggi dari Negara Sekitar

Ekonomi Tumbuh 7,07 Persen, Menko Airlangga: Lebih Tinggi dari Negara Sekitar

Whats New
Laporkan Alfamart Terkait Dugaan Penipuan, Ini Penjelasan Pelapor

Laporkan Alfamart Terkait Dugaan Penipuan, Ini Penjelasan Pelapor

Whats New
Ekonomi Kuartal II Tumbuh 7,07 Persen, Wamen BUMN: Kita Telah Masuk Fase Pemulihan Ekonomi

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 7,07 Persen, Wamen BUMN: Kita Telah Masuk Fase Pemulihan Ekonomi

Whats New
Penawaran: Pengertian, Hukum, dan Faktor yang Mempengaruhi

Penawaran: Pengertian, Hukum, dan Faktor yang Mempengaruhi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X