Laba Pengembang TOD Naik 158 Persen Sepanjang 2019

Kompas.com - 24/04/2020, 13:11 WIB
Ilustrasi apartemen. PIXABAY/paulbr75Ilustrasi apartemen.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN), pengembang properti berkonsep Transit Oriented Development ( TOD) membukukan pendapatan sebesar Rp 438,5 miliar.

Angka ini meningkat 31,8 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih melonjak 158 persen menjadi Rp 119,2 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Dalam keterbukaan informasi, Jumat (24/4/2020), perseroan menyatakan, pendapatan utamanya berasal penjualan apartemen senilai Rp 381,5 miliar, naik 24 persen dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Konsep Hunian TOD Harus Didukung Jaringan Jalan dan Transportasi Umum

Penjualan apartemen menyumbang sekitar 87 persen dari total pendapatan perseroan. Pendapatan ini dikontribusikan oleh penjualan unit apartemen Proyek Gateway Park (Jaticempaka, Bekasi Barat), Urban Signature (Ciracas, Jakarta Timur), dan Urban Sky (Cikunir, Bekasi Barat).

Nilai aset URBN per 31 Desember 2019 naik 44 persen menjadi Rp 2,3 triliun, jumlah kewajiban naik menjadi Rp 1,1 triliun serta ekuitas menjadi Rp 1,3 triliun, meningkat 17 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2018.

Dalam RUPSLB pun disepakati pergantian pengurus perseroan. Bambang Sumargono ditunjuk menjadi Direktur Utama, serta Firdaus Fahmi dan Jason Chen selaku Direktur.

Adapun Dewan Komisaris yaitu Yongky Wijaya dan Rudy Gomedi, masing-masing sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen.

Baca juga: Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Pembeli TOD Rawa Buntu

Perseroan juga mengumumkan akuisisi atas proyek Jakarta River City (JRC) yang berlokasi di kawasan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Proyek yang akan dikembangkan di atas lahan sekitar 6 hektare itu mengusung konsep TOD dan akan memperkuat portofolio perseroan.

Bambang menyatakan, JRC akan menjadi proyek kawasan mixed-used berkonsep TOD terbesar di Jakarta. Nilai kapitalisasinya mencapai sekitar Rp 10 triliun.

“Kami yakin bahwa kontribusi dari JRC akan sangat signifikan bagi Perseroan. Rencana peluncuran proyek ini pada tahun 2021. Kami segera mengembangkan greenfield project JRC agar segera pula memperoleh nilai tambahnya,” ujar Bambang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X