Kompas.com - 28/04/2020, 08:44 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah dunia kembali melorot pada akhir perdagangan Senin (27/4/2020) waktu setempat. Minyak jenis brent pun berakhir di bawah level 20 dollar AS per barrel.

Para investor yang gelisah keluar dari pasar AS seiring dengan kurangnya tempat penyimpanan yang tersedia menyusul robohnya permintaan akibat virus corona.

Permintaan bahan bakar menukik 30 persen secara global, dan tempat penyimpanan menjadi berharga, dengan sekitar 85 persen dari tempat-tempat penyimpanan darat di seluruh dunia penuh pada minggu lalu, menurut data Kpler.

Kekhawatiran ekonomi terus mengganggu pasar. Output ekonomi global diperkirakan mengalami kontraksi sebesar dua persen tahun ini--lebih buruk dari krisis keuangan, sementara permintaan telah jatuh 30 persen akibat pandemi virus corona.

Baca juga: Redam Dampak Corona dan Anjloknya Harga Minyak, Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Juni turun 4,16 dollar AS atau 24,56 persen, ditutup pada 12,78 dollar AS per barrel.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun 1,45 dollar AS atau 6,76 persen, menjadi ditutup pada 19,99 dollar AS per barrel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pedagang juga mengatakan, kontrak minyak mentah turun sebagian karena kendaraan investasi ritel seperti dana yang diperdagangkan di bursa mengalihkan investasi mereka dari kontrak Juni depan untuk menghindari terjebak seperti yang dilakukan seminggu yang lalu, ketika kontrak minyak turun menjadi minus 37,63 dolar AS per barrel.

Minyak berjangka mengakhiri kerugian minggu ketiga berturut-turut minggu lalu, dengan penurunan 24 persen untuk Brent dan penurunan tujuh persen untuk WTI. Pasar telah jatuh selama delapan dari sembilan minggu terakhir.

Setelah kerugian pekan lalu, United States Oil Fund LP/USO.P menyatakan akan mengalihkan kepemilikannya ke dalam kontrak yang lebih baru, menjual semua kepemilikannya di kontrak Juni.

Pemegang produk bursa minyak terbesar itu terpukul keras pekan lalu setelah kontrak Mei jatuh ke wilayah negatif sesaat sebelum berakhir. USO pada saat itu tidak memiliki kontrak Mei.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Whats New
Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Whats New
Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Whats New
UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Whats New
Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Whats New
Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Whats New
Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Whats New
Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Earn Smart
Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Whats New
Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Whats New
Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Earn Smart
SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung 'Roadmap' yang Jelas

SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung "Roadmap" yang Jelas

Whats New
Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Whats New
Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.