Tesla Kantongi Pinjaman Rp 8,4 Triliun untuk Pabrik di China

Kompas.com - 11/05/2020, 08:40 WIB
Tesla Model 3 mulai dipasarkan di Indonesia sejak akhir Agustus 2019 forbes.comTesla Model 3 mulai dipasarkan di Indonesia sejak akhir Agustus 2019

SHANGHAI, KOMPAS.com- Pembuat mobil listrik Tesla Inc mengantongi pinjaman modal kerja dari Bank Industri dan Komersial China Limited sebesar 565 juta dollar AS atau sekitar Rp 8,47 triliun (kurs Rp 15.000 per dollar AS).

Menurut otoritas setempat seperti dikutip dari DealStreetAsia, Senin (11/5/2020), pinjaman tersebut akan digunakan untuk biaya operasional operasional pabrik Tesla di Shangai.

Pabrik tersebut juga merupakan pabrik mobil pertama perusahaan Elon Musk itu di luar Amerika Serikat.

Hal itu sebagai upaya Tesla untuk mendongkrak penjualannya di pasar mobil terbesar di dunia tersebut, sekaligus menghindari pengenaan tarif impor seiring perang dagang natara AS dengan China.

Tesla sendiri telah menangguhkan produksi di pabriknya di San Fransisco karena dampak Covid-19.

Departemen Kesehatan setempat Jumat (8/5/2020) juga mengingatkan Tesla untuk tidak berproduksi atau membuka pabriknya dalam kurun waktu yang belum ditentukan seiring dengan kebijakan karantina lokal (lockdown).

Baca juga: Wamen BUMN Minta Bantuan Ventilator ke CEO Tesla Elon Musk

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.