KILAS

Kisah Ucu, Gadis Bandung yang Sukses Lewat Kerupuk Kulit

Kompas.com - 14/05/2020, 16:06 WIB
Bisnis Dorodokcu milik Ulfah Nurfebrianti DOK. PRIBADI/GRABBisnis Dorodokcu milik Ulfah Nurfebrianti
|

“Pokoknya omzet kami, yang dulu enggak terbeli mobil, sekarang bisa beli mobil,” aku Lutfi.

Tak sekadar materi

Tak hanya materi, ada hal lain yang membuat Ucu dan Lutfi bersyukur dan bahagia atas pencapaian bisnis Dorodokcu, yakni bisa bersilaturahmi.

“Dorokdokcu istilahnya menyatukan dunia. Dorokdokcu membuat kami senang karena dari sini kami bertemu teman-teman lama. Ketemu teman SMA, SMP, SD, yang jadi reseller. Terakhir ketemu mungkin 10 tahun yang lalu, tapi dengan dorokdok ini jadi ketemu lagi,” ungkap Lutfi.

Hal itu wajar, sebab pemasaran Dorokdokcu sendiri memang fokus di media online sehingga koneksinya lebih luas.

Tak hanya bersilaturahmi, hadirnya Dorodokcu juga memberikan manfaat, yaitu membantu sesama.

Banyaknya pengemudi Grab yang penasaran karena sering jemput dan kirim barang dari Dorokdokcu membuat mereka akhirnya memutuskan menjadi reseller.

“Banyak mitra pengemudi bilang, ‘alhamdulillah banget setelah jualan ini jadi ngebantu. Istri yang tadinya di rumah enggak ada kerjaan jadi bisa jualan, ada kerjaan’,” kata Ucu menirukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Malahan, lanjut Ucu, hal paling mengharukan adalah saat orang yang tidak ia kenal datang dan menawarkan diri menjadi reseller.

“Setelah bergabung, mereka bilang, ‘Makasih ya, karena jualan dorokdok, rezekinya jadi bla bla bla, nambah tabungan (untuk) anak, terus mereka mendoakan kami, semoga rezekinya tambah terus ya, sudah membuka jalan rezeki untuk banyak orang’,” tutur Ucu.

Semua respons tersebut membuat Ucu sadar bahwa bisnis bukan sekadar mengejar materi, tapi bisa bermanfaat untuk orang lain. Tentunya, ini menjadi kebahagiaan tersendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.