IHSG Diproyeksikan Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 10/06/2020, 07:52 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah. Sebelumnya IHSG ditutup pada zona hijau dengan penurunan 0,7 persen.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, pelemahan IHSG terdorong oleh faktor taking profit yang terjadi di pasar, dimana indeks dunia mengalami recovery setelah periode Covid-19.

“Kalau kita lihat yang pasti indeks itu saudah mendiskon semua faktor pemulihan ekonomi ya. Jadi indeks dunia ada recovery setelah periode Covid-19. Nah, sekarang yang kita lihat indeksnya mulai melemah dan profit taking di pasar. Itu faktor yang utama,” kata Hans kepada Kompas.com, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Aturan Baru, Ini Detail Batasan Penumpang Transportasi

Di sisi lain, pergerakan indeks hari ini juga terdorong oleh rencana pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) hari ini. Namun Hans menilai, dalam rapat FED tidak akan mengumumkan sesuatu yang berarti, dan tidak berkaitan dengan upaya mendorong kenaikan indeks.

Sementara itu, di AS sudah mulai terlihat ada rotasi kembali, dimana beberapa sektor seperti pariwisata, hotel, penerbangan dan otomotif mulai kembali berbenah karena ekspektasi pemulihan ekonomi. Namun memasuki periode new normal, indeks mulai kembali masuk ke saham – saham teknologi.

“Kemarin kan sektor tersebut diuntungkan akibat pembukaan ekonomi, nah sekarang indeks mulai melemah lagi dan kembali masuk ke Nasdaq (acuan saham teknologi AS) mengingat pasar memulai periode new normal, pola ini mungkin akan terjadi di pasar Indonesia,” tambah dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pemerintah Akan Terjunkan Tim Cek Aduan Tagihan Listrik Masyarakat

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada level support 5.000 sampai dengan 4.947, resistant pada level 5.100 sampai dengan 5.150.

Berikut rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia, hari ini.

1. Panin Sekuritas

BBRI Buy level 3.110, TP 3.300, stop loss <3.000.

LSIP Buy on breakout level 900, TP 1.050 sampai dengan 1.150, stop loss <700.

SIDO Buy level 1.250 sampai dengan 1.300, TP 1.330 sampai dengan 1.400, stop loss <1.200.

2. Artha Sekuritas

WIKA Buy level 1.550 sampai dengan 1.600, Stop Loss: 1,350

BRPT Buy level 1.350 sampai dengan 1.400, Stop Loss: 1,160

TLKM Buy level 3.400 sampai dengan 3. 500, Stop Loss: 3,100

3. Anugrah Mega Investama

BBTN buy level 1.300 sampai dengan 1.110, stop loss: 950.

CTRA buy level 830 sampai dengan 690, stop loss: 630.

DMAS buy level 198 sampai dengan 169, stop loss: 156.

Baca juga: PLN Sebut Kurang Bayar Jadi Penyebab Tagihan Listrik Bengkak, Kok Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.