Emiten Properti Ini Gelar Rapid Test untuk Karyawan dan Tenant Mal

Kompas.com - 19/06/2020, 16:56 WIB
Pekerja mengenakan masker dan berpelindung wajah saat bertugas di pusat perbelanjaan Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020). Untuk mendukung kelancaran masa transisi dan mencegah penularan Covid-19, pengelola mal menyediakan hand sanitizer otomatis di beberapa titik mal, pengecekan suhu tubuh di pintu-pintu masuk, dan juga menggalakkan physical distancing kepada para pengunjung. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja mengenakan masker dan berpelindung wajah saat bertugas di pusat perbelanjaan Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020). Untuk mendukung kelancaran masa transisi dan mencegah penularan Covid-19, pengelola mal menyediakan hand sanitizer otomatis di beberapa titik mal, pengecekan suhu tubuh di pintu-pintu masuk, dan juga menggalakkan physical distancing kepada para pengunjung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menggelar rapid test terhadap karyawan di mal dan trade mal (TM) kelolaannya. Ini dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung maupun karyawan dan tenant.

Dari sekitar 700 karyawan yang telah menjalani rapid test, hasilnya ditemukan semuanya negatif. Rapid Test dilakukan kepada manajemen mal, security mal, resepsionis dan petugas cleaning service.

Mal dan TM yang sudah melakukan rapid test antara lain Kuningan City, Senayan City, Central Park Mal dan Neo Soho Mal. Kegiatan tersebut berlangsung muali 15-18 Juni 2020.

Baca juga: Mendag Ingatkan Pembukaan Mal Jangan Diikuti Euforia Masyarakat

Selanjutnya kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan di mal dan TM lainnya.

"Sejak diperbolehkan beroperasi pada 15 Juni lalu, kami telah melakukan rapid test terhadap karyawan mal dan TM. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Agung Podomoro untuk aktif dalam mencegah COVID-19 dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung serta tenant," jelas Corporate Secretary Agung Podomoro Land Justini Omas dalam keterangannya, Jumat (19/6/2020).

Sesuai kebijakan pemerintah DKI Jakarta, mal dan TM kembali diperbolehkan beroperasi mulai tanggal 15 Juni 2020. Sebelumnya, sejalan dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mal dan TM tidak beroperasi secara penuh, kecuali layanan tertentu seperti apotik dan supermarket.

Menurut Justini, sejak adanya COVID-19, Agung Podomoro telah membentuk Satgas COVID-19 untuk memastikan protokol kesehatan pencegahan dan penanganan virus corona dari pemerintah dilaksanakan di setiap mal dan TM.

Baca juga: Mal di Jakarta Resmi Buka Hari Ini, Simak Fakta-faktanya

Secara periodik setiap mal dan TM melakukan penyemprotan disinfektan, mengukur suhu tubuh pengunjung, menyiapkan hand sanitizer, dan memberikan tanda pengaturan jarak antar konsumen.

Saat ini pengunjung mal dan TM di bawah Agung Podomoro dapat melakukan aktivitas tanpa harus menyentuh. Ini berkat digunakannya teknologi touchless sejak masuk mal dan TM hingga melakukan transaksi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X