Kompas.com - 17/07/2020, 21:01 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sedang melakukan aktivitas bersepeda tiap akhir pekan, Jakarta, Minggu (12/7/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sedang melakukan aktivitas bersepeda tiap akhir pekan, Jakarta, Minggu (12/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian semakin mendorong pengembangan industri sepeda buatan dalam negeri agar bisa berdaya saing dan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor.

Hal ini seiring meningkatnya permintaan di masyarakat terhadap alat transportasi gowes tersebut.

"Kebutuhan sepeda di dalam negeri melonjak signifikan di masa pandemi Covid-19, dengan mencapai lebih dari 8-9 juta unit, baik untuk sepeda dewasa maupun anak-anak," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangan tertulis, Jumat (17/7/2020).

Baca juga: RI Perlu Cermati 4 Risiko Global, dari Resesi hingga Perang Dagang

Tingginya permintaan pasar itu, lanjutnya, menjadi peluang yang baik bagi industri sepeda nasional untuk lebih memacu kapasitas produksinya.

"Kami melihat tren pembelian sepeda oleh masyarakat semakin besar, ini menjadi momentum yang sangat tepat bagi pabrikan untuk meraih pasar tersebut dengan menambah produksi," ujarnya.

Menperin pada Kamis (16/7/2020) kemarin, meninjau langsung pabrik pembuat sepeda merek United, PT Terang Dunia Internusa. Dirinya sempat menjajal sepeda lipat buatan pabrik tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia memberikan apresiasi kepada perusahaan tersebut yang bertekad untuk lebih mengoptimalkan penggunaan komponen lokal. Selain itu, perusahaan telah bekerja keras memenuhi lonjakan permintaan kosumen domestik, dengan menambah dua shift kerja.

Baca juga: Pemerintah Salurkan Kredit Online Rp 4,2 Triliun untuk 1 Juta UMKM

Bahkan, pabrik sepeda United telah melakukan kegiatan ekspor. Beberapa produknya diminati oleh kosumen di Jerman.

"Artinya, industri kita mendapat kepercayaan tinggi di pasar Uni Eropa, yang kita ketahui mereka punya standar relatif tinggi," ujarnya.

Menperin optimis, dengan dukungan sumber daya manusia kompeten dan memanfaatkan teknologi modern, industri sepeda nasional mampu kompetitif di kancah global.

Baca juga: Daftar 5 Merek Paling Mahal Asal Jepang

Hingga saat ini, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) untuk sepeda produksi industri nasional, telah mencapai 50-60 persen.

Apabila salah satu komponen seperti gear sepeda bisa diproduksi dari dalam negeri, akan menambah 10 persen dari TKDN.

Kemenperin juga akan mendorong sektor manufaktur pendukung, seperti industri besi dan baja dapat memasok kebutuhan bahan baku bagi produsen sepeda di tanah air.

Baca juga: UKM di Jakarta Siap-siap, Akan Ada Penyaluran Pinjaman Fintech

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.