Bentuk Klaster BUMN Pariwisata, Erick Thohir: Bukan untuk Bunuh Pesaing

Kompas.com - 18/08/2020, 17:58 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah membentuk 12 klaster BUMN. Salah satunya adalah klaster BUMN pariwisata.

Klaster tersebut terdiri dari BUMN penerbangan, pengelola bandara, pengelola hotel dan pengelola pusat perbelanjaan seperti PT Sarinah (Persero).

“Di mana kita menggabungkan delapan BUMN menjadi kekuatan supply chain yang luar biasa, tanpa memusuhi atau merusak ekosistem, kerja sama kita dengan pihak swasta, UMKM, BUMN, BUMDes dan lain-lain,” ujar Erick, Selasa (18/8/2020).

Baca juga: Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Erick memastikan, pembentukan klaster BUMN parawisata tersebut bukan untuk “membunuh” para pesaingnya.

Dia ingin pembentukan klaster tersebut bisa membuat ekosistem bisnis yang baik.

“Bukan berarti kita gabungkan Garuda, airport, hotel, Sarinah, kita ingin membunuh pesaing seperti Lion Air atau hotel-hotel swasta atau asing, tapi ini menjadi bagian bagaimana kita bangun ekosistem yang sehat,” kata Erick.

Mantan bos Inter Milan itu berharap, dengan pembentukan klaster ini bisa membangun sinergitas antar BUMN. Dengan begitu, BUMN bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya.

“Sama dengan Sarinah, tanpa dukungan klaster yang terjadi tidak mungkin Sarinah buka juga tempat di airport untuk dukung UMKM,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X