Kompas.com - 18/08/2020, 17:23 WIB
Warga memotret layar yang menampilkan uang lembar pecahan Rp 75.000 saat diluncurkan secara virtual, di Jakara, Senin (17/8/2020). Bank Indonesia mengeluarkan uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia dengan bentuk lembar pecahan Rp 75.000. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK AWarga memotret layar yang menampilkan uang lembar pecahan Rp 75.000 saat diluncurkan secara virtual, di Jakara, Senin (17/8/2020). Bank Indonesia mengeluarkan uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia dengan bentuk lembar pecahan Rp 75.000.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) baru saja mengeluarkan dan mengedarkan uang baru khusus pecahan Rp 75.000 bertepatan dengan HUT ke-75 RI.

Namun selang sehari, aplikasi belanja online (e-commerce) sudah dipenuhi penjual yang menawarkan penjualan uang Rp 75.000 tersebut.

Menanggapi hal itu, Senior Corporate Communications Manager Bukalapak Gicha Graciella menyatakan akan segera bertindak.

Baca juga: Uang Rp 75.000 Dibanderol Harga Selangit di E-commerce, Ini Kata BI

Bukalapak meminta para penggunanya untuk melaporkan akun yang menjual uang baru pecahan Rp 75.000.

"Kami selalu mendukung arahan dari Bank Indonesia (BI) yang melarang penjualan tersebut dan hal ini juga telah kami proses monitoring dan seleksi yang ketat terhadap produk ini. Bila kedapatan ada pelapak yang meng-upload (menjual uang pecahan Rp 75.000), kami segera turunkan (hapus) produk tersebut dari marketplace kami," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/8/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Begini Cara Bedakan Uang Rupiah Rp 75.000 Asli atau Palsu

Menurut Gicha, pelapak memang memiliki hak untuk mengunggah dan menentukan harga suatu produk yang dijual. Namun kata dia, pelapak juga harus taat kepada ketentuan yang berlaku.

Selain menggunakan fitur lapor yang ada di aplikasi Bukalapak, Gicha juga meminta para penggunanya untuk menghubungi akun BukaBantuan yang ada Bukalapak apabila menemukan akun pelapak yang menjual uang pecahan baru tersebut.

Bukalapak berjanji akan segera menindaklanjuti laporan dari pelanggannya.

Baca juga: Catat, Penukaran Uang Rupiah Rp 75.000 Masih Bisa di 7 Lokasi Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.