Uang Rp 75.000 Dibanderol Harga Selangit di E-commerce, Ini Kata BI

Kompas.com - 18/08/2020, 16:16 WIB
Rhby Sangadji (24), warga asal Denpasar Selatan, Bali menunjukan uang Rp 75 Ribu yang baru didapatkannya. IstimewaRhby Sangadji (24), warga asal Denpasar Selatan, Bali menunjukan uang Rp 75 Ribu yang baru didapatkannya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) pada Senin (17/8/2020), mengeluarkan uang rupiah khusus edisi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia dengan pecahan kertas Rp 75.000.

Masyarakat bisa memperoleh uang tersebut ke kantor Bank Indonesia, dengan sebelumnya melakukan pemesanan daring melalui situs web https://pintar.bi.go.id yang bisa diakses sejak pukul 15.00 WIB kemarin.

Namun, selang sehari penukaran uang edisi khusus dibuka oleh Bank Indonesia, platform belanja daring (e-commerce) sudah dipenuhi dengan penjualan uang Rp 75.000 tersebut.

Baca juga: Begini Cara Bedakan Uang Rupiah Rp 75.000 Asli atau Palsu

Maklum saja, uang tersebut memang dicetak terbatas. Bank Indonesia menyatakan hanya mencetak uang Rp 75.000 sebanyak 75 juta lembar. Pencetakan edisi khusus Kemerdekaan RI pun hanya dicetak tiap 25 tahun sekali.

Menanggapi hal itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengatakan, masyarakat boleh menjadikan uang tersebut sebagai koleksi atau hal lainnya.

Jika masyarakat menjualnya kembali, BI tidak lagi mengatur ketentuan tersebut.

"Tapi, seseorang sudah dapat satu kemudian buat koleksi, ya bisa. Mangga (silakan). Kemudian ada orang, 'Saya beli dong". Mangga (silakan) saja, masing-masing. Kita tidak lagi mengatur seperti itu," kata Rosmaya dalam konferensi virtual, Selasa (18/8/2020).

Kendati demikian, Bank Indonesia telah membuat rambu-rambu agar uang tersebut tidak disalahgunakan ataupun dipalsukan. Tiap satu kartu tanda penduduk (KTP) hanya memiliki hak untuk menukarkannya satu kali.

Penukaran yang dilakukan di kantor Bank Indonesia pun tidak melebihkan nominal, cukup Rp 75.000.

Baca juga: Syarat dan Prosedur Cara Mendapatkan Uang Rp 75.000 HUT Ke-75 RI

Dari segi keamanan, pihaknya telah melengkapi desain uang dengan teknologi tinggi sehingga sulit dipalsukan.

"Kita sudah membuat rambu-rambu agar sesuai pedoman, satu KTP punya hak menukar satu (uang Rp 75.000). Jadi ada mekanismenya. Insya Allah akan sulit dipalsukan. Saya enggak tahu ada niat memalsukan, tapi sangat sulit untuk dipalsukan," pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan Kompas.com, uang Peringatan Kemerdekaan ke-75 tahun RI di Shopee dibanderol dengan harga bervariasi. Bahkan, ada yang menjual seharga Rp 8 juta.

Beberapa penjual, seperti pkrwalet, menjualnya seharga Rp 750.000. Penjual lainnya membanderol uang edisi khusus ini seharga Rp 1,75 juta hingga Rp 8,8 juta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X