Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

GoSend dan Paxel Perluas Layanan Gosend Intercity Delivery ke Yogyakarta, Solo dan Semarang

Kompas.com - 26/08/2020, 17:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gosend, layanan pengiriman di ekosistem Gojek, bersama dengan Paxel memperluas layanan Gosend Intercity Delivery hingga ke wilayah Yogyakarta, Solo dan Semarang.

Head of Logistics Gojek Group Junaidi menyatakan layanan ini sudah resmi diluncurkan pada bulan April yang lalu. Namun, karena melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi membuat pihaknya melakukan ekspansi dan memperluas jaringan pengirimannya hingga ke luar daerah Jakarta, Depok, Tanggerang, Bekasi (Jadetabek).

"Waktu pertama kali diluncurkan di April itu layanan ini hanya mencapai wilayah pengiriman Jadetabek ke Bandung dan sebaliknya saja. Tapi sekarang kita perluas hingga wilayah antarkota Yogyakarta, Solo dan Semarang," ujarnya dalam jumpa pers virtual, Rabu (26/8/2020).

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Atasi Hambatan Logistik

Menurut dia, setelah resmi diluncurkan dari bulan April yang lalu hingga saat ini, layanan Gosend Intercity telah meningkat hingga 3 kali lipat.

Jenis barang yang dikirimkan pun, kata dia, bermacam-macam seperti makanan dan minuman, pakaian dan kebutuhan rumah tangga.

Dia berharap dengan adanya perluasan wilayah layanan ini membuat semua penggunanya semakin terbantu, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mendistribusikan barang yang dijual.

Sementara itu, COO dan Co-Founder Paxel Zaldhy Ilham Masita menyatakan, pihaknya turut senang dengan adanya kerjasama ini. Sebab di layanan Paxel sendiri, wilayah Yogyakarta, Solo dan Semarang adalah wilayah yang populer untuk Paxel.

Dia berpendapat dengan adanya inovasi ini membuat Paxel semakin terdorong untuk terus berkontribusi lebih baik lagi di tengah wabah pandemi.

"Dengan adanya kerja sama ini kami ingin membuka lebih banyak lagi peluang bagi UMKM untuk dapat berbisnis dengan mudah dan merasa terbantu dengan proses distribusi yang aman," katanya.

Dia membeberkan manfaat dari layanan ini selain barang yang dikirimkan cepat sampai, aman dan terjaga, harga yang ditawarkan pun lebih murah dibandingkan para kompetitor lainnya.

Untuk pengiriman dari Jadetabek ke Bandung atau sebaliknya, disebutkan dia, hanya Rp 20.000, dari Jadetabek dan Bandung ke Yogyakarta, Solo dan Semarang atau sebaliknya Rp 30.000 dan untuk antarkota Yogyakarta, Solo dan Semarang Rp 15.000.

"Dari layanan ini pengguna bisa merasakan tarif flat rate untuk seluruh dimensi ukuran barang dengan berat maksimal 5 kilogram. Selain itu pula melalui layanan ini, para pengguna bisa memperoleh perlindungan asuransi hingga Rp 10 juta apabila ada risiko kerusakan barang atau hilang dalam perjalanan," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini, Pertamina Turunkan Harga Pertamax hingga Pertamina Dex

Hari Ini, Pertamina Turunkan Harga Pertamax hingga Pertamina Dex

Whats New
[POPULER MONEY] Viral Warga Berebut Daging di Tumpukan Sampah TPA | Jadwal KRL Jabodetabek Mulai 1 Juni 2023

[POPULER MONEY] Viral Warga Berebut Daging di Tumpukan Sampah TPA | Jadwal KRL Jabodetabek Mulai 1 Juni 2023

Whats New
Lempar ke Luhut, Kemenperin Kukuh Tak Restui Impor KRL Bekas Jepang

Lempar ke Luhut, Kemenperin Kukuh Tak Restui Impor KRL Bekas Jepang

Whats New
Menteri KKP Blak-blakan Alasan Ekspor Pasir Laut Diizinkan

Menteri KKP Blak-blakan Alasan Ekspor Pasir Laut Diizinkan

Whats New
Cara Daftar Haji Reguler 2023 serta Syarat dan Setoran Awalnya

Cara Daftar Haji Reguler 2023 serta Syarat dan Setoran Awalnya

Whats New
PMO Prakerja: 24 Persen Peserta Langsung Dapat Kerja Usai Pelatihan

PMO Prakerja: 24 Persen Peserta Langsung Dapat Kerja Usai Pelatihan

Whats New
Saat Elon Musk Kunjungi China untuk Pertama Kali dalam Tiga Tahun Terakhir...

Saat Elon Musk Kunjungi China untuk Pertama Kali dalam Tiga Tahun Terakhir...

Whats New
Papua Punya Potensi Besar Energi Terbarukan Capai 381 GW

Papua Punya Potensi Besar Energi Terbarukan Capai 381 GW

Whats New
Jadwal Terbaru KRL Yogyakarta-Solo per 1 Juni 2023

Jadwal Terbaru KRL Yogyakarta-Solo per 1 Juni 2023

Whats New
Bank Muamalat Hadirkan Kartu Shar-E Debit Muamalat Untuk Permudah Transaksi Jamaah Haji

Bank Muamalat Hadirkan Kartu Shar-E Debit Muamalat Untuk Permudah Transaksi Jamaah Haji

Whats New
Cara Setor Tunai di ATM BCA dengan Mudah, Bisa Tanpa Kartu

Cara Setor Tunai di ATM BCA dengan Mudah, Bisa Tanpa Kartu

Spend Smart
Ada Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Libur Panjang, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Libur Panjang, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
Asuransi Kesehatan 'Start Up' dan UMKM 'Rey for Business' Bidik Target Jangkau 100 Perusahaan

Asuransi Kesehatan "Start Up" dan UMKM "Rey for Business" Bidik Target Jangkau 100 Perusahaan

Whats New
Menteri KKP: Ekspor Pasir Laut Boleh Saja, asal...

Menteri KKP: Ekspor Pasir Laut Boleh Saja, asal...

Whats New
Kemenperin: Indeks Kepercayaan Industri Melambat Jadi 50,90

Kemenperin: Indeks Kepercayaan Industri Melambat Jadi 50,90

Rilis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+