Rincian Harga Emas Batangan 24 Karat Terbaru di Pegadaian

Kompas.com - 28/09/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi emas batangan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi emas batangan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga emas batangan Antam pecahan 1 gram di PT Pegadaian (Persero) pada hari ini, Senin (28/9/2020), dibanderol seharga Rp 1.058.000.

Mengutip data perdagangan harga emas 24 karat di Pegadaian, harga emas Antam ini tetap atau tidak berubah dibandingkan sehari sebelumnya. Lalu Emas batangan cetakan Antam ukuran terkecil yakni 0,5 gram dijual seharga Rp 559.000.

Sementara itu, harga emas batangan yang dirilis PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) pecahan 1 gram dijual seharga 1.005.000, lalu pecahan 0,5 gram dijual seharga Rp 539.000.

Pegadaian juga menyediakan pembelian emas Antam versi Batik dan Retro. Berikut daftar harga emas Antam, Antam Retro, dan UBS:

Baca juga: Apa Perbedaan Emas Batangan Antam Vs UBS?

Berikut harga emas hari ini, 28 September 2020 di Pegadaian:

Harga emas Antam

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 559.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.058.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 2.099.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 3.027.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.054.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 10.072.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 25.061.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 50.133.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 100.513.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 249.326.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 498.606.000
  • Harga emas 1.000 gram (1 kg): Rp 982.604.000

Harga emas UBS

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 539.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.005.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 1.987.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 4.912.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 9.770.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 24.340.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 48.623.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 97.146.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 242.796.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 485.061.000

Sementara untuk tabungan emas Pegadaian, untuk setiap 0,01 gram, Pegadaian menetapkan harga jual sebesar Rp 9.560 dan harga beli Rp 9.270.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Investasi Koin Emas Dinar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Pajak Sembako, BKF: Selama Ini Kami Cenderung Tak Ingin Bebani Rakyat...

Soal Pajak Sembako, BKF: Selama Ini Kami Cenderung Tak Ingin Bebani Rakyat...

Whats New
Erick Thohir: Tak Sampai 50 Persen BUMN yang Siap Kompetisi dengan Swasta dan Asing

Erick Thohir: Tak Sampai 50 Persen BUMN yang Siap Kompetisi dengan Swasta dan Asing

Whats New
PNM Jadi Lembaga Penyalur Pembiayaan Usaha Mikro Terbesar di Dunia

PNM Jadi Lembaga Penyalur Pembiayaan Usaha Mikro Terbesar di Dunia

Rilis
Pemerintah Larang ASN ke Luar Daerah pada Hari Libur Nasional

Pemerintah Larang ASN ke Luar Daerah pada Hari Libur Nasional

Whats New
8 Perusahaan Bakal IPO Bulan Depan, Satu Diantaranya E-commerce

8 Perusahaan Bakal IPO Bulan Depan, Satu Diantaranya E-commerce

Whats New
Peringati Hari Krida Pertanian Ke-49, Mentan SYL: Petani Itu Keren, Bertani Itu Hebat

Peringati Hari Krida Pertanian Ke-49, Mentan SYL: Petani Itu Keren, Bertani Itu Hebat

Rilis
Kemenkes dan Badan POM Ajak Masyarakat Konsumsi Obat Herbal Lokal

Kemenkes dan Badan POM Ajak Masyarakat Konsumsi Obat Herbal Lokal

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Siap-siap Fresh Graduate Hadapi Dunia Kerja

[KURASI KOMPASIANA] Siap-siap Fresh Graduate Hadapi Dunia Kerja

Rilis
BI Beberkan Strategi Pengembangan Pasar Uang Hingga 2025

BI Beberkan Strategi Pengembangan Pasar Uang Hingga 2025

Whats New
India Batalkan Bea Masuk Anti-Dumping Produk Benang Sintetis RI

India Batalkan Bea Masuk Anti-Dumping Produk Benang Sintetis RI

Rilis
Kasus Covid-19 Melonjak, Kalbe Farma Catat Jumlah Sampel Tes Naik 4 Kali Lipat

Kasus Covid-19 Melonjak, Kalbe Farma Catat Jumlah Sampel Tes Naik 4 Kali Lipat

Whats New
Atasi Kesenjangan Pendidikan dengan Dunia Kerja, Polteknaker Diminta Lakukan “Link and Match”

Atasi Kesenjangan Pendidikan dengan Dunia Kerja, Polteknaker Diminta Lakukan “Link and Match”

Rilis
Sudah Sampai Mana Proses Pembuatan Mata Uang Digital? Ini Kata BI

Sudah Sampai Mana Proses Pembuatan Mata Uang Digital? Ini Kata BI

Whats New
Karyawan Baru Belum Punya NPWP Harus Bagaimana?

Karyawan Baru Belum Punya NPWP Harus Bagaimana?

Whats New
Kenaikan Harga Batu Bara Diproyeksi Tidak Akan Bertahan Lama

Kenaikan Harga Batu Bara Diproyeksi Tidak Akan Bertahan Lama

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X