Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/10/2020, 14:18 WIB

KOMPAS.com - Mendorong perkembangan ekosistem startup di Indonesia, Grab umumkan kelulusan lima finalis Grab Ventures Velocity (GVV) Angkatan 3.

Kelulusan ini merupakan rangkaian program GVV yang digelar pada awal Maret lalu dengan tema "Memberdayakan Pengusaha Mikro" dan jalur fokus “Dukungan Usaha Kuliner”.

GVV merupakan program inkubasi startup dari Grab untuk merangkul bibit unggul startup agar berkembang dalam ekosistem Grab.

Lima finalis GVV yang lulus antara lain LunaPOS, Printerous, KliknClean, GetCraft, dan Workmate. Lima startup ini telah memperkuat serta menunjukkan ketahanan bisnis mereka di tengah pandemi.

Baca juga: Grab Ventures Velocity Angkatan 3 Dibuka, Grab Incar Startup Kuliner dan Logistik

Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, program GVV dirancang untuk membangun ekosistem startup yang lebih kuat di Asia Tenggara khususnya Indonesia.

"Grab memahami kebutuhan utama dari para startup ini. Melalui pendampingan, kami membantu memperkuat bisnis mereka serta memaksimalkan potensi solusi digital mereka untuk lebih memberikan dampak positif bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)," kata Neneng dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Neneng menyebutkan, dengan memanfaatkan teknologi, inovasi kelima finalis tersebut dapat mendukung UMKM bertahan dari situasi pandemi sekaligus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Asal tahu saja, kelima startup tersebut telah mendapat kesempatan untuk meningkatkan kapabilitasnya melalui workshop, bimbingan 1:1, dan menumbuhkan bisnis yang terhubung basis merchant Grab..

Baca juga: Grab Raih Predikat Merek Paling Diminati dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi di Indonesia

Berfokus menyediakan solusi digital bagi UMKM di sektor kuliner, GVV juga mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan membantu UMKM agar semakin berkembang.

Digitalisasi UMKM

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto mengatakan, percepatan pemulihan ekonomi nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah Indonesia saat ini.

Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, sambung Airlangga, pihaknya yakin bahwa digitalisasi dapat membantu UMKM untuk tumbuh dalam era new normal.

“UMKM memahami pentingnya digitalisasi dan kami membutuhkan lebih banyak mitra bagi UMKM untuk menyadari potensi teknologi dalam mengembangkan bisnisnya,” ujar Airlangga.

Baca juga: Driver Grab Berkerumun Saat PSBB, Awas Ketahuan Lewat Teknologi Geofencing

Pihaknya berharap, lulusan GVV Angkatan 3 dapat memberikan dampak positif bagi UMKM untuk terus bertahan di tengah pandemi Covid-19 serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital.

Perlu diketahui, lulusan GVV Angkatan 3 juga telah melakukan uji coba layanan mereka selama delapan minggu untuk mempercepat pertumbuhan pasar.

Hal itu dilakukan dengan cara menawarkan layanan dan solusi ke beberapa merchant GrabFood. Program uji coba layanan ini juga sejalan dengan program #TerusUsaha untuk mendukung digitalisasi usaha tradisional dan UMKM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Whats New
BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

Whats New
Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Whats New
Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Whats New
Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Whats New
Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Spend Smart
Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Whats New
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Rilis
Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Whats New
Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Whats New
Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Whats New
Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Whats New
Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Whats New
Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Whats New
Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+