Sebelum Buat Tabungan Bareng Pacar untuk Modal Nikah, Pikirkan Ini Dulu

Kompas.com - 03/10/2020, 08:47 WIB
Ilustrasi pasangan DragonImagesIlustrasi pasangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kalau lagi pacaran, rasanya dunia milik berdua.

Inginnya selalu bersama. Nempel terus, kayak perangko. Tidak mau saling berjauhan, apalagi sampai berpisah.

Dua sejoli memadu kasih. Ada yang cuma cinta monyet, cinta berstatus jalani saja, ada pula yang sudah berpikir ke arah serius.

Baca juga: 5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Bagi mereka yang sudah menapaki fase serius, tentu saja akan memikirkan tentang masa depan keuangan bersama. Sebagai contoh untuk biaya pernikahan, mas kawin, sampai honeymoon alias bulan madu.

Tercetuslah untuk membuat tabungan bersama. Menjadikan dua penghasilan dalam satu tabungan. Dengan begitu, biaya menikah yang jumlahnya puluhan hingga ratusan juta rupiah dapat terkumpul lebih cepat.

Senangnya lagi, itu uang hasil jerih payah berdua. Tidak lagi merepotkan orangtua saat hendak menikah.

Kelihatannya mimpi yang menarik ya?

Baca juga: Pasangan Baru Menikah Ingin Segera Punya Rumah? Simak Tips Ini

Tapi pernahkan terlintas bagaimana kalau nanti kamu putus? Bagaimana nasib tabungan kamu, apakah bakal dibagi dua?

Ini akan menjadi perselisihan hebat bila kamu dan pasanganmu saling egois.

Oleh karena itu, sebaiknya pikirkan dulu baik buruknya sebelum membuat tabungan bareng pacar. Apa saja yang harus diperhatikan?

Berikut ulasannya, seperti dikutip dari Cermati.com, Sabtu (3/10/2020).

Keburukan punya tabungan bareng pacar

1. Memicu persoalan keuangan

Masalah uang sangat sensitif. Tidak kenal keluarga, saudara.

Bahkan hubungan orangtua dan anak saja bisa berakhir di meja hijau kalau soal duit. Apalagi yang cuma statusnya pacaran.

Baca juga: Ini Cara Efektif Bicara Soal Keuangan dengan Pasangan Saat Covid-19

Dalam mengelola tabungan bersama, biasanya akan terungkap perbedaan cara kamu dan pasangan dalam mengatur keuangan. Jika ada yang tidak jujur, akan menimbulkan perdebatan.

Dan bila sampai berlarut-larut, bukan tidak mungkin membuat hubungan kamu dan pasangan berantakan. Berakhir dengan kata putus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X