Faktor AS dan Covid Jadi Penghambat IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 20/10/2020, 08:09 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini diproyeksikan bakal melemah, setelah kemarin ditutup positif dengan kenaikan 0,45 persen pada level 5.126,33.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG berpotensi melemah karena terdorong sentimen negatif dari eksternal. Salah satunya adalah kesepakatan stimulus fiskal AS yang hingga kini masih belum disepakati.

“Kelihatannya indeks bisa berbalik melemah, karena optimisme pasar mulai pudar terkait rencana paket stimulus fiskal AS. Ketua DPR AS memberikan waktu 2 hari kepada Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan, namun karena waktu cukup singkat, maka kesepakatan kemungkinan sulit dicapai,” kata Hans kepada Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Omnibus Law dan Vaksin Jadi Penggerak IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar juga khawatir kucuran stimulus harus menunggu pemilu AS, November mendatang. Jika nantinya Joe Biden menang dalam pemilu AS dan menggantikan posisi Donald Trump, maka paket stimulus juga akan menunggu waktu cukup lama direalisasikan. Hal ini karena, kucuran stimulus harus menunggu pelantikan Biden secara resmi sebagai presiden AS.

“Jika nanti Biden menang, maka akan ada periode transisi dari Trump ke Biden. Ini akan semakin sulit dan lama, maka dari itu paket stimulus diharapkan muncul sebelum pemilu. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran pasar,” jelas dia.

Sementara itu, kasus Covid-19 terus naik di Amerika Serikat dengan rata-rata kenaikan mencapai 16 persen. Kenaikan kasus Covid-19 juga terjadi di Eropa yang menyebabkan kebijakan lockdown diberlakukan kembali. Misalkan saja negara Italia dan Prancis yang kembali melakukan penguncian.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada support di level 5.090 sampai dengan 5.064 dan resistance di level 5.150 sampai dengan 5.200.

Untuk perdagangan hari ini silakan simak rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas ini:

1. Artha Sekuritas
INDY rekomendasi buy 915 – 930, TP 1.040– 1.060, stop loss <975.
ASII rekomendasi buy 4.900 – 4.950, TP 5.050 – 5.100, stop loss <4.850.
PTPP rekomendasi buy 915 – 930, TP 960 – 980, stop loss <900.

2. Anugerah Mega Investama
INTP rekomendasi buy back jika break level 12.200, TP 11.300 – 11.000, area sos di level 11.950 – 11.775.
TBIG rekomendasi buy back jika break level 1.515, TP 1.380 – 1.325, area sos di level 1.485 – 1.435.
SMGR area akumulasi di level 9.025 – 9.250, TP 9.600 – 9.900, cut loss bila turun di level 8.800

3. Panin Sekuritas
LKPR rekomendasi buy and hold >128, TP 143.
MAIN rekomendasi sell on strength.
NIKL rekomendasi buy and hold >725, TP 900.

Baca juga: Awal Pekan, IHSG Ditutup Naik ke Level 5.126



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

Whats New
Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Whats New
Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

Rilis
Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Whats New
Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Whats New
Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Rilis
Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Whats New
Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Rilis
Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Whats New
Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Whats New
Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Whats New
Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Whats New
[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

Rilis
Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X