AP I Akan Gelar Konser Virtual di YIA

Kompas.com - 26/10/2020, 17:03 WIB
Artwork atau karya seni memenuhi semua sisi Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA). Bentuknya ada diorama, relief hingga patung. Semuanya menunjukkan Yogyakarta. KOMPAS.COM/DANI JULIUSArtwork atau karya seni memenuhi semua sisi Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA). Bentuknya ada diorama, relief hingga patung. Semuanya menunjukkan Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) akan menggelar konser virtual Sumpah Pemuda 2020 di Yogyakarta International Airport (YIA) pada 28 Oktober 2020 mendatang.

“Konser ini diselenggarakan untuk membangkitkan semangat persatuan Indonesia dan diharapkan menjadi momen kebangkitan pariwisata dan perekonomian Indonesia yang terpukul sejak awal tahun ini akibat pandemi Covid-19,” ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji, Senin (26/10/2020).

Devy menjelaskan alasannya memilih Yogyakarta untuk konser virtual ini. Menurut dia, Yogyakarta merepresentasikan wadah beragam budaya di mana kearifan lokal, ragam karya seni, dan budaya sangat dijunjung tinggi.

Baca juga: Curhat Lo Kheng Hong Soal Istri yang Dominan dalam Keuangan Keluarga

Hal tersebut selaras dengan YIA yang di dalamnya terdapat beragam karya seni yang terpampang di beberapa titik di area terminal dan sisi darat.

Berbagai karya seni tersebut berfungsi sebagai media apresiasi terhadap nilai budaya lokal dan masyarakat desa yang wilayahnya digunakan untuk dibangun menjadi Bandara Internasional Yogyakarta. Terdapat kurang lebih 15 karya seni yang menghiasi beberapa titik di YIA.

Selain wadah untuk kesenian, YIA juga merupakan wadah bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Hal ini ditunjukkan melalui penyediaan Galeri UMKM di bandara terbesar di Indonesia bernama Pasar Kota Gede dengan luasan mencapai 1.513 meter persegi untuk merangkul sekitar 300 hingga 600 UMKM lokal Yogyakarta dan sekitarnya.

“Upaya ini merupakan wujud kontribusi perusahaan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Baca juga: Bermain Layang-layang di Dekat Bandara Bisa Didenda Rp 1 Miliar

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X