Kompas.com - 12/11/2020, 19:14 WIB
Ilustrasi aktivitas usaha yang dilakukan UMKM KOMPAS.COM/DOK. KEMENKOP UKMIlustrasi aktivitas usaha yang dilakukan UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) memastikan akan terus mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas hingga bisa menembus pasar global.

Sejumlah strategi pun dilakukan oleh bank pelat merah tersebut.

Direktur Konsumer Bank BRI Handayani mengatakan, 80 persen nasabah BRI merupakan UMKM.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengupayakan para pelaku usaha kecil tersebut bisa berkelanjutan, bahkan bertahan di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Pembobolan Rekening Kerap Terjadi, Bagaimana Sebetulnya Sistem Kelola Bank?

"Kami berikan pelatihan untuk mereka survive, bisa melangsungkan binisnya dengan baik," ujar Handayani dalam webinar Ideafest 2020, Kamis (12/11/2020).

Para pelaku UMKM diarahkan untuk bisa mengenali bisnisnya, mulai dari kualitas produk, bisnis model, hingga pengembangan ke platform yang sesuai.

Hal ini dilakukan untuk memberikan mereka pemahaman yang tepat mengenai marketing, packaging, tren, dan perencanaan harga.

"Jadi kita betul-betul lakukan pendampingan," imbuh Handayani.

Tak hanya itu, BRI memberikan pula pendampingan untuk pelaku UMKM bisa mengetahui kondisi kesehatan bisnisnya.

Mulai dari kondisi finansial, momentum naik kelas, hingga persoalan mendapatkan pembiayaan.

"Supaya mereka engga terburu-buru ingin jadi besar padahal pondasi belum kuat. Serta biar saat banyak orderan enggak tiba-tiba ajukan pinjaman yang besar ke bank karena malah membuat mereka bisa terlilit utang," jelas dia.

Baca juga: Kemenaker Sebut Urgensi Terbitnya UU Cipta Kerja Pacu Produktivitas RI yang Masih Rendah

Handayani melanjutkan, pihaknya juga berupaya mendorong pelaku UMKM untuk bisa menembus pasar ekspor, mengingat banyak produk buatan UMKM memiliki kualitas tinggi. Hal itu dilakukan lewat program BRILianpreneur yang menghubungkan UMKM dengan pembeli di luar negeri.

"Kami bantu untuk engage (meraih) ke buyer-buyer di luar negeri untuk punya akses ke hasil produk UMKM, karena kan produknya tidak kalah bagus dengan para pemain di luar sana," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.