Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Kompas.com - 28/11/2020, 18:49 WIB
Gelombang aksi massa buruh terus memadati pintu gerbang pemerintahan Kantor Bupati Bogor di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/20) siang. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANGelombang aksi massa buruh terus memadati pintu gerbang pemerintahan Kantor Bupati Bogor di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/20) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komite Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial untuk Upah dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Aloysius Budi Santoso menyinggung soal para pekerja atau buruh yang lebih memilih melakukan aksi unjuk rasa.

Padahal, kata dia, ada cara lain untuk menyampaikan pendapat dengan melakukan dialog dengan pengusaha dalam menyelesaikan masalah. 

"Sering kali itu kawan-kawannya Bu Elly (Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia) termasuk yang saya hormati. Karena relatively sangat suka berdialog dan tidak hanya sekadar turun ke jalan," kata Aloy dalam webinar virtual Kompas Talk, Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

"Tapi ada rekan-rekan lain yang sukanya atau hobinya turun ke jalan," lanjut Aloy.

Aloy berpendapat, pekerja atau buruh yang memilih menyuarakan masalah tanpa dialog alias unjuk rasa, hanya mewakili sekian persen dari total pekerja sebanyak 129 juta orang.

"Mungkin mereka hanya mempresentasikan nol koma berapa persen daripada pekerja secara keseluruhan. Maka saya dalam sesi dialog ini mendorong dalam konteks pekerja 129 juta, di mana 94 persennya ada di usaha mikro dan kecil," ujar dia.

Aloy mengibaratkan pekerja dan pemberi kerja adalah sebuah mata uang logam yang berbeda sisi. Namun, tetap saling membutuhkan atau melengkapi.

"Tidak akan pernah ada perusahaan yang berhasil tanpa karyawan. Tapi juga tidak akan pernah ada karyawan kalau enggak ada yang mau berusaha," ujar Aloy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X