Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Kompas.com - 30/11/2020, 16:40 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan diri terkait adanya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Dia meminta masyarakat terus menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kita semua harus semakin waspada, karena ada lonjakan kasus. Artinya banyak di antara kita yang sudah mulai lengah,” ujar Erick dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Mantan bos Inter Milan itu menambahkan, pemerintah akan melanjutkan program bantuan sosial kepada masyarakat di 2021 mendatang.

“Bantuan sosial yang dijalankan tahun ini, akan diberikan lagi di tahun depan, sehingga juga akan membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitannya. Hal ini juga akan meningkatkan daya beli masyarakat. Trend ekonomi saat ini cukup membaik dan akan lebih baik lagi tahun depan,” kata dia.

Erick menuturkan, pemerintah saat ini berupaya menghadirkan vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu dengan harga terjangkau.

Menurut dia, kewaspadaan masyarakat dan vaksinasi sebagai upaya nyata dan perjuangan bersama untuk melindungi diri, melindungi negeri dan mengakhiri pandemi, yang perlu didukung semua komponen bangsa.

“Nah, ayo terus jaga diri kita semua, jangan lelah, jangan lengah, Insyaallah upaya kita menjadi Lillah,” ungkap dia.

Baca juga: Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 538.883 orang, pada Senin (30/11/2020).

Jumlah tersebut didapatkan setelah ada penambahan sebanyak 4.617 kasus dalam 24 jam terakhir.

Dari total jumlah tersebut, ada 71.420 kasus aktif dari yang terkonfirmasi positif berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jumat sore.

Jumlah tersebut setara dengan 13,3 persen dari kasus yang terkonfirmasi positif.

Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan. Selain itu, terdapat 450.518 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Sementara itu, kasus pasien meninggal dunia kini mencapai 16.945 orang, setelah bertambah 130 orang. Adapun pasien suspek Covid-19 hingga saat ini mencapai 72.786 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X