Di Jawa Tengah, 86,2 Persen Usaha Mikro Kecil Terdampak Pandemi Covid-19

Kompas.com - 02/12/2020, 10:29 WIB
Pengukuhan TPAKD Kota Salatiga dilakukan Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris KOMPAS.com/ISTPengukuhan TPAKD Kota Salatiga dilakukan Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris

SALATIGA, KOMPAS.com - Sebanyak 86,2 persen usaha mikro kecil di Jawa Tengah mengalami penurunan pendapatan dan menghadapi kendala turunnya permintaan serta kesulitan keuangan terkait operasional dan ketenagakerjaan.

Menurut Deputi Direktur Manajemen Strategis, Edukasi dan Perlindungan Konsumen dan Kemitraan Pemerintah Daerah OJK Kantor Regional 3 Provinsi Jawa Tengah dan DIY, Bambang Triyono, saat ini terdapat lebih dari 4 juta pelaku UMKM di Jawa Tenagh, dan terdapat 25.536 pelaku usaha di Kota Salatiga.

"Mereka berperan sangat penting dalam menopang perekonomian, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun pandemi Covid-19 telah memukul keras pelaku usaha, khususnya di segmen mikro kecil," ujarnya saat pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Salatiga di Ruang Kaloka Gedung Setda, Selasa (1/12/2020) dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Pagi Ini, IHSG Menguat di Tengah Bursa Asia yang Negatif

Melalui TPAKD, Kantor OJK Regional 3 melakukan sinergi dengan ekosistem pengembangan UKM. Lewat program UMKM Bangkit, UMKM diharapkan bisa mengakses pembiayaan, peningkatan kapasitas, pemasaran digital serta peningkatan kualitas produksi maupun manajemen, asistensi perizinan UMKM dan pengembangan platform yang bisa diakses melalui umkmbangkit.id.

Sementara Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris meminta kepada TPAKD untuk segera menetapkan langkah-langkah yang detail, terukur, dan terjadwal, guna melaksanakan program kerja percepatan akses keuangan di Tahun 2021.

Di antaranya melalui stimulus perpajakan dan retribusi daerah, serta berbagai bantuan sosial dan fasilitasi bagi pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah maupun bagi masyarakat pada umumnya.

"Namun tetap berkonsentrasi pada dampak sosial ekonomi masyarakat maupun pemulihan ekonomi daerah akibat pandemi Covid-19," kata dia.

Baca juga: Perlu Bayar Utang, Waskita Jual 9 Ruas Tol Rp 11 Triliun



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X