Perusahaan Yenny Wahid Gandeng ETCO Oman Kembangkan Bisnis Artificial Intelligence

Kompas.com - 30/12/2020, 11:39 WIB
Yenny Wahid saat menyambangi Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariYenny Wahid saat menyambangi Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Awadah Prima Investa milik Yenny Wahid menjalin kerja sama dengan Emerging Technology Company Oman (ETCO), perusahaan pengembang teknologi dari Kesultanan Oman.

Kedua perusahaan sepakat mendirikan perusahaan patungan (joint venture) dengan nama Salam Tech Collaborative Venture atau Salam Tech.

Salam Tech nantinya akan fokus memberikan layanan dan pengembangan teknologi canggih melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), mesin linguistik serta teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) untuk menembus pasar lokal, pasar Asia, dan pasar internasional.

Baca juga: Yenny Wahid Minta Direksi Garuda Tak Gali Lubang Tutup Lubang, Kenapa?

Perjanjian kerja sama ditandatangani secara virtual, Kamis (24/12/2020) pekan lalu, dihadiri President Director PT Awadah Prima Investa Dhohir Farisi, yang didampingi Yenny Wahid, Chairman Salam Tech Habib Ali Hasan Al-Bahar, dan CEO ETCO Abdulaziz Jaafar.

Dalam kerjasama ini, kedua pihak setuju mencatatkan saham dengan besaran 51,1 persen untuk Awadah dan 48,9 persen untuk ETCO.

”Melalui penandatangan perjanjian hari ini, kami setuju membentuk aliansi strategis dengan mendirikan perusahaan patungan bernama Salam Tech. Di perusahaan ini, PT Awadah Prima Investa dan ETCO berbagi investasi dan ekuitas untuk menjalankan kemitraan bersama memasuki pasar baru dan mengembangkan bisnis secara nasional dan internasional,” tutur Yenny Wahid dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/12/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kerja sama ini, ETCO telah menunjuk perusahaan dari negaranya Blockchain Solutions & Service untuk melakukan pengembangan dan pemeliharaan aplikasi. Blockhain ditugaskan membuat sistem dan penyedia keamanan untuk semua aktivitas yang berkaitan dengan Salam Tech.

Baca juga: Bappenas: Butuh Investasi Rp 5.900 Triliun untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Sedangkan PT Awadah Prima Investa, lanjut Yenny, telah menunjuk WIR Group untuk melakukan pengembangan kegiatan terkait proyek kerja sama ini, serta melakukan berbagai kegiatan komunikasi untuk menembus pasar Indonesia dan pasar Asia.

WIR Group sendiri merupakan perusahaan teknologi yang memiliki spesialisasi dalam teknologi AR, VR dan AI.

”Awadah selama ini telah bekerja sama dengan WIR Group dalam berbagai bidang proyek yang sedang berjalan. Dengan berbagai pertimbangan dan terkait pengembangan ke depan, kami memilih WIR Group sebagai pengembang AR/VR/AI dan implementator komunikasi untuk semua aktivitas yang berhubungan dengan Salam Tech,” jelas Yenny.

Mengutip dokumen perjanjian prinsip kedua perusahaan, PT Awadah Prima Investa dan ETCO akan berkontribusi sebesar 4 juta dollar AS untuk usaha patungan Salam Tech. Masing-masing pihak menyumbang 2 juta dollar AS atau setara dengan Rp 30 miliar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X