Kompas.com - 19/01/2021, 08:54 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|

NEW YORK, KOMPAS.com - Maskapai Qatar Airways, bakal menghentikan penggunaan pesawat jumbo Airbus A380.

CEO Qatar Airways Akbar Al Baker mengatakan dalam sebuah forum industri penerbangan, setidaknya maskapai tersebut bakal mengandangkan separuh dari 10 armada Airbus A380 mereka. Beberapa di antaranya sudah dikandangkan sejak pertengahan Maret tahun lalu.

Dilansir dari CNN, Selasa (19/1/2021) Al Baker mengatakan, keputusan perusahaan untuk memensiunkan armada jumbo tersebut dengan kekhawatiran perusahaan atas dampak lingkungan yang dihasilkan oleh A380.

"Saya pikir A380 adalah salah satu pesawat dengan emisi terburuk," ujar Al Baker.

"Inilah mengapa kami memutuskan untuk tidak lagi mengoperasikan pesawat tersebut ke depan, dan bila kami menggunakan armada tersebut, kami hanya akan mengoperasikan separuh dari jumlah yang kami punya," jelas dia.

Baca juga: Ramai Investor Baru Beli Saham Pakai Utang, Ini Imbauan BEI

Airbus A380 merupakan pesawat dengan kabin dua tingkat dan bisa memuat maksimal sebanyak 850 penumpang. Meskipun jika layanan penumpang dibagi dalam 3 kelas yakni first class, business, dan economy, kapasitasnya jadi sekitar 500 penumpang saja.

Airbus sendiri telah mengumumkan untuk menghentikan pengiriman armada A380 pada tahun 2021. Produsen pesawat Eropa tersebut hanya mengirimkan 234 pesawat super jumbo tersebut sejak pertama kali diproduksi dan diperkenalkan ke publik pada tahun 2007.

Pandemi virus corona (Covid-19) menjadi salah satu penyebab operasional pesawat super jumbo banyak dikandangkan oleh perusahaan maskapai dunia. Beberapa maskapai seperti Luthfansa, Qantas, British Airways, dan Air France telah menghentikan penggunaan pesawat superjumbo tersebut sejak pandemi terjadi tahun lalu.

Baca juga: Sudah Sampai Mana Rencana Penghapusan Premium?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat dapat Kelola Sampah Plastik Rumah Tangga untuk Dukung Ekonomi Sirkular

Masyarakat dapat Kelola Sampah Plastik Rumah Tangga untuk Dukung Ekonomi Sirkular

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
 Harga Minyak WTI Turun di Bawah 90 Dollar AS Per Barrel, Terendah dalam 6 Bulan

Harga Minyak WTI Turun di Bawah 90 Dollar AS Per Barrel, Terendah dalam 6 Bulan

Whats New
Jelang 'BUMN Legal Summit 2022', Kementerian BUMN Edukasi Mahasiswa Hukum

Jelang "BUMN Legal Summit 2022", Kementerian BUMN Edukasi Mahasiswa Hukum

Whats New
Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi 'Lifestyle Smart Retailer' Terbesar di Asteng

Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi "Lifestyle Smart Retailer" Terbesar di Asteng

Whats New
Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Whats New
Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Whats New
Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Whats New
[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

Whats New
Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Whats New
Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Rilis
Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Whats New
Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Whats New
APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

Whats New
Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.