Menko Airlangga: Perjuangan Melawan Pandemi Belum Berakhir...

Kompas.com - 26/01/2021, 12:37 WIB
Tangkapan layar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat melakukan donor plasma konvalesen di Markas PMI, Jakarta, Senin (18/1/2021). ISTIMEWATangkapan layar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat melakukan donor plasma konvalesen di Markas PMI, Jakarta, Senin (18/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pada tahun 2021 ini Indonesia masih harus berjuang melawan pandemi.

Dia mengatakan, saat ini Indonesia masih harus mencari jalan keluar agar angka kasus Covid-19 yang terus meningkat dalam beberapa waktu belakangan bisa ditahan.

"Perjuangan melawan pandemi belum berakhir. Dan di 2021 pandemi masih bersama kita, dan tentu kita perlu untuk mencari jalan keluar agar pandemi ini bisa direm," ujar Airlangga dalam webinar Akselerasi Pemulihan Ekonomi yang diadakan secara virtual, Selasa (26/1/2021).

"Dan tentunya di dalam hal yang sama menyeimbangkan arahan Pak Presiden antara gas dan rem dan tentu perlu melihat dan terus membangkitkan semangat di sektor perekonomian," tambah dia.

Baca juga: Airlangga Harapkan Biden Ciptakan Ekonomi-Politik Dunia yang Harmonis

Airlangga pun memaparkan, sebagai upaya menekan angka penularan Covid-19, Indonesia merupakan salah satu negara di kawasan ASEAN yang melaksanakan program vaksinasi lebih awal.

Pada tahap awal, vaksinasi dilakukan untuk 1,37 juta tenaga kesehatan serta pekejra pelayanan publik. Saat ini, sudah ada 179.000 orang yang telah divaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan pemerintah sudah membuat jadwal di mana jadwal ini Bapak Presiden meminta ini diselesaikan Desember, sehingga ada percepatan terhadap 77 juta masyarakat yang rencana awal di bulan Januari-Maret tahun depan, ditarik ke depan," jelas Airlangga.

Untuk itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar terus menjaga disiplin protokol kesehatan.

Masyarakat diminta untuk tetap disiplin mamakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak sebagai upaya menurunkan angka penularan pandemi.

"Di lain pihak, untuk menekan fatality rate, tracing, testing, dan treatment, tetap harus dijalankan dan ini tentu harus diikuti dengan ketersediaan obat, dan kemudian SOP protokol yang baik yang sudah diperlakukan secara baik ditingkatkan," ujar Airlangga.

Baca juga: Menko Airlangga: Bakal Ada 2 Jenis Fund di LPI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.