Erick Thohir Ungkap Kabar Baik soal Vaksin Merah Putih

Kompas.com - 08/02/2021, 12:12 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan kabar baik terkait vaksin Covid-19 buatan Indonesia atau vaksin merah putih.

Hal tersebut dia kemukakan saat memberi sambutan dalam acara peluncuran program Plasma BUMN untuk Indonesia, Senin (8/2/2021). Acara itu sendiri dihadiri oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla.

Alhamdulillah dari penjajakan atau kerja sama yang kami lakukan, ada tanda-tanda dua penemuan (bibit vaksin) bisa dilakukan di akhir tahun ini,” ujar Erick.

Pendiri Mahaka Media itu menambahkan, jika bibit vaksin Covid-19 itu benar bisa ditemukan pada akhir 2021, Bio Farma bisa melakukan fase uji klinis di kuartal I-2022.

“Semoga juga nanti di uji klinis yang terakhir di kuartal III-2022, sehingga di kuartal IV-2022 kita sudah mempunyai vaksin merah putih sendiri,” kata dia.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Minus, Menko Airlangga: Sedikit Lebih Baik dari Banyak Negara

Dalam penelitian vaksin merah putih, lanjut Erick, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Selain itu, pihaknya juga menggandeng beberapa perguruan tinggi di Tanah Air.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan, saat ini program vaksinasi Covid-19 tengah dilaksanakan. Pada tahap pertama, penyuntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac diberikan kepada para tenaga kesehatan yang ada di seluruh Indonesia.

Mantan bos Inter Milan itu mengeklaim, angka penularan Covid-19 di Indonesia menurun pasca-penyuntikan vaksin Covid-19 kepada para tenaga kesehatan.

“Laporan dari lapangan ketika kami rapat komite yang dipimpin oleh Pak Menko bahwa setelah nakes itu disuntik, yang tadinya penularan itu rata-rata bisa 200 (kasus) di sebuah provinsi atau tempat, itu setelah minggu ketiga turun menjadi 24 saja. Jadi penurunannya sangat drastis, dari yang 200 menjadi hanya 15 persen,” ujar Erick, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Erick Thohir Klaim Angka Penularan Covid-19 Turun Drastis Setelah Vaksinasi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X