Garuda Indonesia Cairkan Dana Rp 1 Triliun, untuk Apa?

Kompas.com - 09/02/2021, 13:36 WIB
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia SHUTTERSTOCK/EXPOSEIlustrasi pesawat Garuda Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyelesaikan proses pencairan dana hasil penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp 1 triliun.

Pencairan dana ini mengacu pada perjanjian penerbitan OWK pada akhir 2020 lalu yang telah disepakati antara Garuda Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) selaku pelaksana investasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dalam rangka implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasiona (PEN).

“Dana hasil penerbitan OWK sebesar Rp 1 triliun yang telah kami selesaikan proses pencairannya pada pertengahan kuartal 1 tahun ini,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/2/2021).

Irfan menjelaskan, pencairan dana ini telah memperhitungkan kebutuhan modal kerja perusahaan dalam jangka pendek dan menengah.

Baca juga: Euforia Vaksinasi Massal, 3 Saham Farmasi Melonjak

Pihaknya berkomitmen mengedepankan prinsip kehati-hatian serta aspek compliance terhadap ketentuan Good Corporate Governance (GCG). Sehingga penggunaan dana hasil OWK ini dapat berjalan tepat guna sesuai kebutuhan perusahaan. 

Sebagaimana yang telah disepakati bersama, kata Irfan, dana yang diperoleh dari penerbitan OWK ini akan dipergunakan untuk mendukung likuiditas, solvabilitas, serta pembiayaan operasional perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Persetujuan penerbitan OWK yang telah diperoleh Garuda Indonesia dengan nilai maksimum Rp 8,5 triliun rupiah dan dengan tenor maksimum 7 tahun.

Maka sesuai dengan penandatanganan perjanjian penerbitan OWK pada akhir Desember 2020 lalu, implementasi pencairan dana OWK yang telah terlaksana pada tanggal 4 Februari 2021 sebesar Rp 1 triliun rupiah dengan tenor selama 3 tahun. 

“Tentunya menjadi momentum tersendiri bagi Garuda Indonesia untuk terus memperkuat upaya pemulihan kinerja sejalan dengan kinerja fundamental operasional Perusahaan yang secara konsisten terus menunjukan pertumbuhan yang positif,” kata dia.

Baca juga: Impor Elpiji Diprediksi Kembali Melonjak, Ini Penyebabnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X