Perluas Pasar Produk Mamin, Indonesia Ikut Gulfood 2021 di Dubai

Kompas.com - 23/02/2021, 11:42 WIB
Ilustrasi Dubai - Dubai Mall. SHUTTERSTOCK / NADEZDA MURMAKOVAIlustrasi Dubai - Dubai Mall.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus gencar mempromosikan produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia ke pasar nontradisional, seperti kawasan Teluk dan Timur Tengah.

Salah satunya melalui keikutsertaan pada pameran Gulfood 2021 di Dubai World Trade Centre, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada 21-25 Februari 2021. Gelaran ini jadi ajang promosi produk mamin Indonesia dengan memanfaatkan kemeriahan Expo 2020 Dubai.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Kasan mengatakan, pasar mamin Indonesia di kawasan Teluk dan Timur Tengah berpotensi terus meningkat. Hal itu tercermin dari nilai ekspor makanan olehan ke UEA yang meningkat sepanjang 2020.

“UEA adalah hub (penghubung) bagi Kawasan Teluk dan Timur Tengah. Sebagai pasar potensial, nilai ekspor makanan olahan Indonesia ke UEA pada 2020 tercatat sebesar 89,42 juta dollar AS, atau meningkat 27,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Kasan dalam keterangan tertulis, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: China Bantah Lancarkan Jebakan Utang di Negara-negara Afrika

Gulfood merupakan pameran tahunan bergengsi dan bertaraf internasional terbesar di UEA. Pada 2020, pameran ini diikuti 5.000 peserta dari 120 negara dan dikunjungi 92.902 pengunjung dan buyer dari 186 negara.

Sekitar 59 persen pengunjung berasal dari kawasan Amerika dan Asia, sementara sisanya adalah pengunjung lokal. Pada gelaran tahun ini, sebanyak 15 perusahaan Indonesia turut berpartisipasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Meskipun pandemi belum sepenuhnya berakhir, Kemendag ingin memanfaatkan momen awal tahun dan menjelang gelaran Expo 2020 Dubai untuk menggebrak pasar produk mamin unggulan Indonesia yang dapat berkontribusi pada peningkatan nilai ekspor di Kawasan Teluk dan Timur Tengah,” jelas Kasan.

Lewat tema 'Trade with Indonesia' Paviliun Indonesia menempati Zona World Food Hall Syeikh Rashid. Paviliun Indonesia merupakan hasil kerja sama Ditjen PEN dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai dan Konsulat Jenderal RI di Dubai.

Dari 15 perusahaan Indonesia yang berpartisipasi pada pameran ini, paviliun Indonesia menampilkan 10 perusahaan yang difasilitasi Kemendag.

Perusahaan tersebut yakni PT Monde Mahkota Biskuit (biskuit dan wafer), Cahaya Kencana (makanan ringan), PT Niramas Utama (olahan nata de coco), PT Sinar Sosro (teh olahan), Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (kopi), CV Mahorahora Bumi Nusantara (rempah), Regal Springs (produk perikanan), PT United Family Food (permen), Maher Indonesia Group (minyak dan gula kelapa), Fruta Agonas (buah segar).

Selain itu, ada 2 perusahaan mengikuti pameran secara mandiri di Paviliun Indonesia, yaitu PT Nison Indonesia (makanan kaleng) dan PT AK Goldenesia (kelapa sawit).

Sedangkan 3 perusahaan lainnya, berada di Zona Fats and Oils Hall Za’abeel. Perusahaan tersebut yakni PT ICC Indonesia, PT Multi Commodity Indonesia, dan PT Sri Makmur Abadi.

“Melalui promosi dagang ini, diharapkan dapat menggaungkan partisipasi Indonesia pada Expo 2020 Dubai sehingga berperan maksimal dalam menjangkau negara-negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah,” tutupnya.

Adapun dalam lima tahun terakhir atau periode 2016-2020, tren ekspor makanan olahan Indonesia ke UEA tumbuh sebesar 6,23 persen. Ekspor komoditas tersebut mencapai 89,42 juta dollar AS pada 2020.

Lima produk makanan olahan yang diekspor ke UEA dengan nilai tertinggi selama periode itu adalah kakao, ekstrak kopi, rempah, minyak sayur, dan kembang gula.

Sementara ekspor nonmigas Indonesia ke UEA mencapai 1,23 miliar dollar AS pada 2020. Pada periode itu, lima produk ekspor Indonesia ke UEA dengan nilai tertinggi yaitu kelapa sawit dan turunannya, perhiasan, kendaraan, baja, serta telepon genggam.

Baca juga: Industri Mamin dan Logam Masih Punya Gereget

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng TFAS dan Volta, SiCepat Ekspres Borong 10.000 Motor Listrik

Gandeng TFAS dan Volta, SiCepat Ekspres Borong 10.000 Motor Listrik

Rilis
Pertamina: Stok BBM dan Elpiji Sangat Aman Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Pertamina: Stok BBM dan Elpiji Sangat Aman Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Rilis
Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Versi Forbes

Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Versi Forbes

Whats New
7 Insiden Proyek Kereta Cepat: Pipa Meledak hingga Tiang Pancang Roboh

7 Insiden Proyek Kereta Cepat: Pipa Meledak hingga Tiang Pancang Roboh

Whats New
Deretan 6 Kilang Minyak Terbesar di Dunia

Deretan 6 Kilang Minyak Terbesar di Dunia

Whats New
Sebelum Putuskan Investasi Berjangka Komoditi, Simak 7 Langkah Ini

Sebelum Putuskan Investasi Berjangka Komoditi, Simak 7 Langkah Ini

Whats New
Indonesia Menanggung Utang dari Proyek Kereta Cepat, Berapa Triliun?

Indonesia Menanggung Utang dari Proyek Kereta Cepat, Berapa Triliun?

Whats New
Di Akhir 2021, Tren Positif Pertumbuhan Kredit Diprediksi Berlanjut

Di Akhir 2021, Tren Positif Pertumbuhan Kredit Diprediksi Berlanjut

Whats New
Bangun Usaha Kerajinan Kulit, Rosyanah Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah Per Bulan

Bangun Usaha Kerajinan Kulit, Rosyanah Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah Per Bulan

Smartpreneur
Terlilit Utang Menggunung, Ini Strategi Angkasa Pura I untuk Bertahan

Terlilit Utang Menggunung, Ini Strategi Angkasa Pura I untuk Bertahan

Whats New
Belanja Online Dongkrak Penggunaan Voucher Digital Saat Pandemi

Belanja Online Dongkrak Penggunaan Voucher Digital Saat Pandemi

Whats New
Dirut BSI: Selama Pandemi, Perbankan Syariah Tumbuh Lebih di Atas Perbankan Konvensional

Dirut BSI: Selama Pandemi, Perbankan Syariah Tumbuh Lebih di Atas Perbankan Konvensional

Whats New
Apa Itu Bitcoin: Pengertian, Harga, dan Cara Kerjanya

Apa Itu Bitcoin: Pengertian, Harga, dan Cara Kerjanya

Earn Smart
IHSG Sesi I Naik Tipis, Saham Bank MNC dan Saratoga Melesat

IHSG Sesi I Naik Tipis, Saham Bank MNC dan Saratoga Melesat

Whats New
KKP Targetkan Jadi Produsen Unggulan Udang hingga Rumput Laut di Pasar Global

KKP Targetkan Jadi Produsen Unggulan Udang hingga Rumput Laut di Pasar Global

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.