Apa Beda Seleksi CPNS, PPPK, dan Sekolah Kedinasan?

Kompas.com - 06/03/2021, 12:00 WIB
Tangkapan layar laman https://sscasn.bkn.go.id/ https://sscasn.bkn.go.id/Tangkapan layar laman https://sscasn.bkn.go.id/

Sedangkan pendaftaran dan verifikasi PPPK guru 2021 akan dilakukan melalui Sistem Seleksi PPPK (SSPPPK). Ujian seleksinya direncakan dengan menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, pendaftaran dan verifikasi CPNS 2021 akan dilakukan melalui Sistem Seleksi CPNS (SSCN). Ujian seleksinya akan menggunakan CAT-BKN.

Baca juga: [POPULER MONEY] Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 | Rekrutmen CPNS dan Guru PPPK Tahun Ini

Kesiapan soal ujian

BKN menjelaskan sejumlah langkah yang saat ini disiapkan untuk menjamin pelaksanaan seleksi CPNS dan CPPPK dapat dipertanggunjawabkan.

Disebutkan bahwa instansi pembina jabatan fungsional sesuai dengan kewenangannya, harus segera memutakhirkan soal- soal Kompetensi Bidang (SKB) jabatan fungsional termasuk soal- soal ujian untuk Calon PPPK.

“Tingkat Kesulitan soal harus standar, baik level jabatan maupun antar wilayah,” kata Bima Haria Wibisana.

Selain itu, instansi akan menandatangani surat pernyataan komitmen penyusunan naskah soal seleksi ASN untuk Jabatan Fungsional dan menyampaikan surat pernyataan dimaksud kepada Menteri PANRB paling lambat 31 Maret 2021.

Adapun terkait penyerahannya, naskah Soal SKB CPNS dan soal seleksi kompetensi teknis PPPK disampaikan kepada Sekretariat Panselnas CASN Tahun 2021 paling lambat tanggal 1 Juni 2021.

Sejalan dengan itu, dalam masa pandemi Covid-19 ini pihaknya mengembangkan aplikasi CAT BKN versi online yang dapat diakses di manapun dengan jaringan internet.

Baca juga: BKN Estimasi Rekrutmen CPNS 2021 Diserbu 4 Juta Pendaftar

Beberapa penambahan fitur dalam aplikasi CAT BKN juga dikembangkan untuk menjawab tantangan pelaksanaan seleksi pada masa pandemi Covid-19.

“Pemanfaatan sistem ini juga dibarengi dengan pemanfaatan fitur monitoring dengan menggunakan aplikasi video conference sebagai sarana dalam pengawasan oleh petugas,” tegas dokumen paparan itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X