MV Habco Pioneer dan KM Barokah Jaya Tabrakan, Korban Masih Dicari

Kompas.com - 04/04/2021, 09:55 WIB
Kapal Patroli KN Jembio P.215 mencari korban tabrakan kapal di sekitar pantai Cirebon dan Indramayu. Humas KemenhubKapal Patroli KN Jembio P.215 mencari korban tabrakan kapal di sekitar pantai Cirebon dan Indramayu.


JAKARTA, KOMPAS.com - Tabrakan kapal kembali terjadi melibatkan kapal MV Habco Pioneer dan kapal penangkap ikan KM Barokah Jaya, Sabtu (3/4/2021).

Sampai saat ini, penyisiran korban masih dilakukan. Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok turut menurunkan armada dalam pencarian ini.

Mereka mengerahkan kapal Patroli KN Jembio P.215 mencari di sekitar pantai Cirebon dan Indramayu, pada Minggu (4/4/2021) pagi ini.

"Selain kapal Basarnas, KPLP mengerahkan Kapal Patroli KN Jembio P.215 dengan menurunkan Sea Ridernya yang dikerahkan mencari korban tabrakan kapal tersebut di pesisir pantai Cirebon dan Indramayu,” ujar Direktur KPLP, Ahmad, dalam keterangan resmi hari ini (4/4/2021).

Baca juga: Batik Air Rute Semarang-Jakarta Putar Balik Usai Terbang 15 Menit

Kapal Basarnas sendiri, KN SAR Wisnu diketahui telah tender dengan kapal MV Habco Pioneer. Adapun cuaca dilaporkan cerah berawan dengan tinggi gelombang 0,25 meter.

“Pada musibah tersebut, kapal penangkap ikan KM Barokah Jaya terbalik, dari 32 awak kapal sebanyak 15 orang berhasil dievakuasi, sisanya masih dalam pencarian oleh Basarnas dan juga KPLP serta kapal-kapal lainnya yang berada di lokasi," beber Ahmad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Informasi tabrakan tersebut diterima oleh Vessel Traffic Service (VTS) Cirebon hari Sabtu (3/4/2021) pukul 16.45 WIB. VTS Cirebon tersebut menerima Telepon Satelit dari MV Habco Pioneer yang terlibat tabrakan kapal dimaksud.

Baca juga: Lion Air Rute Surabaya–Banjarmasin Putar Balik Usai Terbang 20 Menit, Ini Sebabnya

MV Habco Pioneer merupakan kapal Bulk Carrier dengan rute pelayaran Balikpapan - Merak. Adapun KM Barokah Jaya merupakan kapal penangkap ikan berbobot GT 29, milik Tohir, warga Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu.

Selain sebagai pemilik kapal, Tohir juga menjadi nahkoda KM Barokah Jaya. KM Barokah Jaya dilaporkan berangkat melaut dari Pelabuhan Perikanan Eretan pada Jumat 2 April 2021 kemarin.

Kecelakaan tersebut terjadi pada koordinat 05'37'35" S 108'17'18" E atau sekitar 60 Mil Cirebon Utara (Pulau Rakit) Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Baca juga: Kemenhub Ungkap Sederet Tantangan yang Bikin Biaya Logistik Mahal

Kapal ditabrak oleh kapal penangkap ikan MV Barokah Jaya yang menyebabkan kapal penangkap ikan tersebut terbalik.

Sedangkan kapal MV Habco Pioneer mengalami mati mesin setelah baling-baling kapal tersangkut jaring KM Barokah Jaya usai keduanya bertabrakan.

"Kami masih terus mencari korban tabrakan kapal yang belum ditemukan. Bersama Basarnas dan unsur terkait juga masyarat nelayan, KPLP mengerahkan Sea Rider KN Jembio turut mencari korban,” ungkap Ahmad.

Baca juga: Lagi, KKP Tenggelamkan 10 Kapal Maling Ikan di Laut Natuna Utara

“Semoga segera diketemukan dalam waktu tidak terlalu lama. Kami akan update segera perkembangannya," tutup Ahmad.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.