Pemerintah Pastikan Infrastruktur Sirkuit Mandalika Tuntas Juli 2021

Kompas.com - 08/04/2021, 00:02 WIB
Trek lurus Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, yang memiliki panjang 700 meter dan lebar 15 meter. Hamparan krikil telah dipadatkan dan siap dilakukan pengaspalan pada Januari 2021. KOMPAS.com/FITRI RTrek lurus Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, yang memiliki panjang 700 meter dan lebar 15 meter. Hamparan krikil telah dipadatkan dan siap dilakukan pengaspalan pada Januari 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, memastikan infrastruktur sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diharapkan tuntas Juli 2021.

"Soal gelaran MotoGP akan ada pembahasan lagi dengan pihak Dorna Sports. Saat ini pemerintah punya kewajiban menyelesaikan seluruh infrastruktur sirkuit," tegas Kartika dilansir dari Antara, Kamis (8/4/2021).

Ia mengatakan terkait kepastian gelaran MotoGP ada di pihak Dorna Sports. Terutama kondisi pandemi dunia dan Lombok khususnya untuk menggelar seri balapan motor pada tahun ini di sirkuit Mandalika.

Namun demikian, pihak Dorna mengapresiasi progres pembangunan sirkuit yang telah mencapai 70 persen.

Baca juga: Apa Saja Infrastruktur Peninggalan Penjajahan Jepang di Indonesia?

"Ini membuktikan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan event skala internasional tersebut," ujar dia.

Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer menjelaskan upaya pembangunan sirkuit adalah prioritas yang harus diselesaikan sampai tenggat waktu Juli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika seluruh pembangunan fisik telah memenuhi standar internasional yang ditetapkan Dorna Sport maka secara otomatis, Indonesia akan menggelar MotoGP seri 2021 pada Oktober mendatang.

"Kita prioritas untuk akses jalan dari bandara ke KEK Mandalika," kata dia.

Baca juga: Bagaimana Ekonomi Timor Leste Setelah 18 Tahun Merdeka dari Indonesia?

Kontrak pendanaan

Sebelumnya, ITDC sudah menandatangani dua kontrak paket pekerjaan kontruksi Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai total Rp 1,7 Triliun.

Program MUTIP ini dibiayai secara penuh oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan merupakan pembiayaan pertama secara mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.