Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenparekraf Segera Rampungkan Aturan Subsidi Ongkir, Ini Bocorannya

Kompas.com - 20/04/2021, 06:29 WIB
Kiki Safitri,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan finalisasi terkait rencana pemberlakuan subsidi ongkos kirim (ongkir) akan rampung pekan ini.

Ia menargetkan, aturan tersebut bisa diimplementasikan dua minggu sebelum Lebaran 2021.

“Tahap pembahasan dari beberapa stimulus untuk pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk peniadaan mudik terus berlangsung, minggu ini kita finalisasi, targetnya 2 minggu sebelum Lebaran akan diumumkan, sehingga bisa dipastikan kesiapan kita,” ungkap Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Dorong Konsumsi, Pemerintah Bakal Beri Subsidi Ongkir Harbolnas Rp 500

Sandiaga mengatakan, bentuk kerja sama yang dilakukan sebagai bentuk kompensasi peniadaan mudik Lebaran adalah mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk mengambil peluang pengiriman produk ekonomi kreatif.

Pengiriman produk ekonomi kreatif sebagai pengganti kehadiran secara fisik di tengah keluarga, tentunya harus didukung pemerintah dengan pemberian subsidi ongkos kirim.

Mengingat, tidak jarang ongkos kirim lebih mahal dibandingkan dengan harga produk, maka subsidi ongkir dirasa perlu juga melibatkan e-commerce.

“Karena ongkir ini salah satu yang membebani sektor ekonomi kreatif. Kadang ongkir lebih mahal dari produk yang kita harapkan, nanti akan kerja sama dengan e-commerce bentuknya adalah subsidi ongkos kirim,” ungkap Sndiaga.

Sandiaga menjelaskan, subsidi ongkir nantinya akan berada dalam bingkai Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif diberikan insentif berupa voucher pemasaran, seperti diskon dan sebagainya.

Baca juga: Menko Airlangga Gelontorkan Subsidi Ongkir, Asosiasi E-Commerce Sambut Baik

Sandiaga menilai, kerja sama dengan e-commerce terbukti di tahun 2020 dan awal tahun 2021, menunjukkan hal positif dan inklusif dan menghadirkan peluang bagi pelaku usaha.

“Di waktu yang sama kami membantu on boarding dengan mengajak pelaku usaha yang belum masuk ke ekonomi digital untuk masuk. Kita harapkan ini berlangsung tahun ini, dan di Lebaran tahun ini kita harapkan ada,” tegas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Saham BBRI 'Nyungsep' 5 Persen, Investor 'Buy' atau 'Hold'?

Harga Saham BBRI "Nyungsep" 5 Persen, Investor "Buy" atau "Hold"?

Whats New
Cara Hapus Daftar Transfer di BCA Mobile

Cara Hapus Daftar Transfer di BCA Mobile

Work Smart
Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Ketegangan Dunia

Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Ketegangan Dunia

Whats New
Bantu Industri Hadapi Risiko Geopolitik, PGN Bakal Bangun Hub Optimalkan LNG Lintas Negara

Bantu Industri Hadapi Risiko Geopolitik, PGN Bakal Bangun Hub Optimalkan LNG Lintas Negara

Whats New
Mendag Musnahkan 27.078 Ton Produk Baja Ilegal Milik PT Hwa Hook Steel

Mendag Musnahkan 27.078 Ton Produk Baja Ilegal Milik PT Hwa Hook Steel

Whats New
Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan Tumbuh pada Kuartal I-2024

Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan Tumbuh pada Kuartal I-2024

Whats New
Bangun Ekosistem Hunian Terintegrasi Internet, Perumnas Gandeng Telkomsel

Bangun Ekosistem Hunian Terintegrasi Internet, Perumnas Gandeng Telkomsel

Whats New
Kalog Express Layani Pengiriman 3.186 Ton Barang Selama Lebaran 2024

Kalog Express Layani Pengiriman 3.186 Ton Barang Selama Lebaran 2024

Whats New
Bank Sentral Jepang Pertahankan Suku Bunga

Bank Sentral Jepang Pertahankan Suku Bunga

Whats New
Temukan Jaringan Narkotika di Tangerang, Bea Cukai dan BNNP Banten Musnahkan 21 Kg Sabu

Temukan Jaringan Narkotika di Tangerang, Bea Cukai dan BNNP Banten Musnahkan 21 Kg Sabu

Whats New
Dorong UMKM 'Go Global', Pertamina Kembali Gelar UMK Academy 2024

Dorong UMKM "Go Global", Pertamina Kembali Gelar UMK Academy 2024

Whats New
Mata Uang Polandia Bukan Euro meski Gabung Uni Eropa, Apa Alasannya?

Mata Uang Polandia Bukan Euro meski Gabung Uni Eropa, Apa Alasannya?

Whats New
Bersinergi Bersama, Bea Cukai dan BNN Usut Tuntas 4 Kasus Peredaran Sabu dan Ganja di Jateng

Bersinergi Bersama, Bea Cukai dan BNN Usut Tuntas 4 Kasus Peredaran Sabu dan Ganja di Jateng

Whats New
Dana Asing Rp 29,73 Triliun Cabut dari Indonesia, Ini Kata Sri Mulyani

Dana Asing Rp 29,73 Triliun Cabut dari Indonesia, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Pelita Air Buka Rute Langsung Jakarta-Kendari, Simak Jadwalnya

Pelita Air Buka Rute Langsung Jakarta-Kendari, Simak Jadwalnya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com