Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketemu Jokowi, Ini 3 Hal yang Diminta Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan

Kompas.com - 24/04/2021, 17:38 WIB
Yohana Artha Uly,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas kondisi terkini sektor ritel dan penyewa.

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan, ada tiga hal utama yang disampaikan pihaknya kepada Kepala Negara. Pertama, mengenai permintaan vaksin untuk keperluan ekonomi dan kesehatan.

Ia bilang, Hippindo akan mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak 500.000 bagi karyawan anggota Hippindo di bandara, mal, resto, rest area, stasiun, pelabuhan dan commercial area. Vaksinasi ini mencakup pula karyawan support, supplier ritel, dan penyewa.

Baca juga: 6 Tips Hemat Belanja Online Selama Ramadhan Biar Tetap Bisa Nabung

"Nantinya hal ini akan dikoordinasikan oleh Hippindo. Dengan 500.000 vaksin ini akan membuat ekonomi meningkat dan kesehatan juga terjamin karena para karyawan ritel sudah di vaksin," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/4/2021).

Kedua, mengenai kondisi keuangan arus kas ritel selama pandemi. Hippindo pun minta beberapa bantuan, diantaranya berupa dukungan modal kerja dari perbankan, guna memastikan lancarnya modal kerja.

Selain itu meminta bantuan suku bunga ringan, penambahan modal kerja, dan dukungan dari perbankan dan OJK, serta insentif dari PMK. 

Pelaku ritel dan penyewa juga berharap diberikan insentif dari sisi perpajakan, income tax dalam rangka mendorong perdagangan dalam 3 bulan.

Misalnya dengan pembebasan PPN untuk meningkatkan animo konsumen dalam membeli barang, terutama dalam rangka Ramadhan dan Lebaran.

Hippindo menilai, perlu diberikan pula insentif offline yang bisa bebas ongkos kirim (ongkir) seperti pada perdagangan online dalam rangka Ramadhan/Lebaran.

"Serta mohon bantuan jalur distribusi perlu diamankan, seiring dengan timbulnya premanisme yang jelas membebani biaya retailer," ungkap Budihardjo.

Ketiga, mengenai usulan untuk menggerakkan ekonomi guna pemulihan ekonomi nasional. Ia bilang, sektor ini perlu beberapa dukungan dari pemerintah, seperti lokasi yang strategis untuk brand lokal, promosi, dan kesetaraan antara offline dan online.

Baca juga: Belanja Ramadhan dan Lebaran Anti Boros, Cek Promo di 6 Marketplace Ini

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Whats New
Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Whats New
BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

Whats New
[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

Whats New
KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

Whats New
Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Earn Smart
Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Whats New
Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Whats New
Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Whats New
Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Whats New
BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com