Erick Thohir Sebut Anak Usaha Pertamina Bakal IPO Tahun Ini

Kompas.com - 05/05/2021, 17:33 WIB
Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019 KOMPAS.com/SUCI RAHAYUErick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana membawa anak usaha Pertamina yakni, PT Pertamina International Shipping (PIS) melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) alias melantai di bursa saham pada tahun ini.

Hal itu diungkapkannya saat meresmikan PIS menjadi subholding shipping pertama yang berada di bawah Pertamina Group, pada Rabu (5/5/2021).

"Ini (IPO) kita lihat dari banyaknya aksi korporasi di market. Tentu window-nya kita cari yang tepat, pasti tahun ini tapi bulannya kita cari waktu," ujar Erick.

Baca juga: Erick Thohir Ubah Jajaran Direksi Pertamina

Erick Thohir bilang, rencana IPO anak usaha Pertamin ini memerlukan sosiaisasi dan koordinasi dengan pihak terkait, sehingga membutuhkan proses untuk bisa menentukan waktu yang tepat.

Saat ini, kata Erick, PIS telah mengkonsolidasi bisnis kapalnya menjadi logistik kelautan yang terintegrasi. Hal ini membuat strategi pasar dan bisnis model bisnis PIS menjadi berkelanjutan.

Lantaran konsolidasi tersebut telah menyatukan aset-aset dari anak usaha lain, mulai dari pengadaan kapal besar, terminal BBM, hingga pelabuhan. Menurut dia, langkah ini diperlukan untuk memperkuat rantai pasok energi nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita melihat dengan konsolidasi yang dilakukan hari ini membuktikan Pertamina jadi perusahaan terbuka dan bertransformasi seperti yang kita inginkan," kata Erick.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, setelah proses inbreng atas aset-aset tersebut rampung, kini subholding PIS memiliki banyak aset. Terdiri dari seluruh aset kapal, enam pelabuhan, hingga terminal BBM telah diserahkan.

"Maka hari ini, kapal yang dikelola PIS sebanyak 750 armada, di mana 540 arma merupakan aset meilik sendiri dan sisanya sewa," jelas Nicke.

Baca juga: Ini Cara Beli Saham IPO Secara Online untuk Investor Pemula


Adapun Kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride dan Pertamina Prime merupakan dua kapal tanker raksasa yang dimiliki PIS. Keduanya akan difungsikan untuk melayani pasar luar negeri.

Nicke bilang, kedepannya perseroan memang akan meningkatkan pasar ke luar negeri. Sebab, selama ini pasar yang digarap PIS sebagian besar adalah domestik.

"Kami akan targetkan ke pasar luar negeri, ini akan kami lakukan dengan meningkatkan partnership," ujar Dirut Pertamina Nicke Widyawati.

Baca juga: Pertamina Buka Banyak Lowongan Kerja Magang, Dapat Uang Saku Per Bulan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

Whats New
Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Whats New
Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Rilis
Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Whats New
Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Rilis
Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Spend Smart
Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Rilis
Fed Lakukan Tapering, Bagaimana Daya Tarik Obligasi Dalam Negeri?

Fed Lakukan Tapering, Bagaimana Daya Tarik Obligasi Dalam Negeri?

Rilis
Beda Cara Transaksi Pakai Kartu E-toll dan Pembayaran Tol Nirsentuh

Beda Cara Transaksi Pakai Kartu E-toll dan Pembayaran Tol Nirsentuh

Whats New
Men’s Republic Rebranding Jadi Republic, Apa Saja yang Baru?

Men’s Republic Rebranding Jadi Republic, Apa Saja yang Baru?

Whats New
Mulai 20 Desember, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Kota, kecuali...

Mulai 20 Desember, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Kota, kecuali...

Rilis
Menko Airlangga Pasang Target Indonesia di KTT G20, Apa Saja?

Menko Airlangga Pasang Target Indonesia di KTT G20, Apa Saja?

Whats New
Apa Implikasinya jika Upah Minimum Ditetapkan Tak Sesuai PP Pengupahan?

Apa Implikasinya jika Upah Minimum Ditetapkan Tak Sesuai PP Pengupahan?

Work Smart
 Kuartal III-2021, Penjualan SMKL Naik 22 Persen

Kuartal III-2021, Penjualan SMKL Naik 22 Persen

Rilis
Pluang Gandeng Tokopedia Hadirkan Fitur Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000

Pluang Gandeng Tokopedia Hadirkan Fitur Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.