Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Tempat Isolasi hingga ICU

Kompas.com - 17/05/2021, 17:18 WIB
Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernafasan di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). Rumah Sakit darurat COVID-19 tersebut berkapasitas sebanyak 160 tempat tidur dalam ruangan dan 65 kamar isolasi bertekanan negatif untuk merawat pasien positif COVID-19 sesuai standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSeorang dokter mengoperasikan alat bantu pernafasan di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). Rumah Sakit darurat COVID-19 tersebut berkapasitas sebanyak 160 tempat tidur dalam ruangan dan 65 kamar isolasi bertekanan negatif untuk merawat pasien positif COVID-19 sesuai standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menangani potensi kenaikan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran.

Pemerintah mencatat, jumlah pemudik yang keluar dari kota Jakarta mencapai 1,5 juta orang. Pemudik yang menuju wilayah Jawa mencapai 1,02 juta, sementara yang menuju wilayah Sumatera sebanyak 440.000.

"Ini tentunya kita akan monitor dan mudah-mudahan dalam satu minggu ke depan tidak meningkatkan kasus (Covid-19)," kata Airlangga dalam keterangan secara virtual di Istana Kepresidenan, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Begini Model Bisnisnya

Airlangga menyampaikan, kenaikan kasus bisa saja terjadi mengingat terjadi libur panjang pada perayaan Hari Raya Idul Fitri. Bahkan pihaknya memonitor, ada peningkatan mobilitas di beberapa tempat wisata dan wilayah aglomerasi.

Beberapa tempat dengan mobilitas terpantau tinggi terjadi di Maluku Utara, Sulawesi Barat, dan Gorontalo. Sedangkan mobilitas di Bali masih relatif rendah.

"(Tempat wisata) yang di daerah oranye, terjadi kenaikan signifikan di beberapa kota, seminggu sebelum lebaran dan 4 hari weekend, kenaikan sebesar 38-100 persen terutama di Jakarta, Subang, dan Pangandaran," ungkap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal kata Airlangga, perkembangan kasus Covid-19 sejauh ini sudah relatif terkendali dengan jumlah kasus aktif Indonesia mencapai 5,2 persen, lebih baik dibanding jumlah kasus aktif global sebesar 11,09 persen.

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 200.450 Kendaraan Kembali ke Jakarta

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X