Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Lewat Kolaborasi ITDRI-Huawei, Telkom Harap Dapat Kembangkan Talenta Digital Baru

Kompas.com - 08/06/2021, 15:47 WIB

KOMPAS.com - Chief of Technology Officer TelkomGroup Herlan Wijanarko berharap, kerja sama Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI) dengan Huawei ASEAN (Indonesia) dapat memunculkan berbagai inovasi dan talenta digital baru.

Utamanya, talenta untuk new technology (teknologi baru), seperti fifth generation (5G), artificial intelligence (AI), Big Data, internet of things (IoT), dan Cloud.

“Semoga juga bisa mendukung tiga pilar ITDRI sebagai research institute, digital academy, telecommunication and digital capability center," kata Herlan, dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (8/6/2021).

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka “5G On Boarding for Telkom Senior Leaders” secara langsung dengan didampingi oleh Senior General Manager (SGM) Telkom Corporate University (CorpU) sekaligus Chairman of ITDRI Jemy V Confido, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: ICT Institute: Teknologi 5G Dorong Pertumbuhan Smart City

Kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) secara virtual antara ITDRI dan Huawei ASEAN (Indonesia) untuk berkomitmen dalam pemberdayaan talenta digital, Jumat (19/4/2021).

Turut hadir pula Dean of Huawei ASEAN Academy Indonesia Lai Chaosen, Huawei Telkom Account Director Allen Yuhaizhong, Huawei Telkom Account Manager Lubby Lucheng, serta Wireless Network Technical Trainer Huawei and Keynote Speaker Jimmy Tan.

Pada kesempatan itu, Dean of Huawei ASEAN Academy Indonesia Lai Chaosen menyatakan, kerja sama tersebut akan fokus pada pengembangan talenta guna meningkatkan talenta ICT di Indonesia dalam transformasi digital masyarakat saat ini.

“Melalui program ini, kami berharap dapat mencapai serangkaian kolaborasi penelitian dan inovasi bersama dengan Telkom dan Pemerintah Indonesia. Tujuannya untuk mempromosikan transformasi digital dan kesuksesan komersial kedua belah pihak dalam waktu dekat," imbuhnya.

Baca juga: Menkominfo Minta Tambahan Anggaran Rp 20,3 Triliun untuk Transformasi Digital pada 2022

Menurut Lai, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membahas model bisnis 5G, tren perkembangan, teknologi utama, dan berbagi kasus global.

Maka dari itu, ia berharap Telkom-ITDRI dapat memperoleh banyak hal dan memiliki kepercayaan diri lebih besar dalam pengembangan jaringan 5G dan aplikasi komersial pada masa depan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+