Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Kompas.com - 23/06/2021, 06:20 WIB
Whitney Wolfe Herd, pendiri aplikasi kencan Bumble AFP/ ANGELA WEISS Whitney Wolfe Herd, pendiri aplikasi kencan Bumble
Penulis Mutia Fauzia
|

NEW YORK, KOMPAS.com - Perusahaan aplikasi kencan Bumble mengizinkan seluruh karyawan mereka untuk berlibur selama sepekan untuk membantu mereka menyelesaikan masalah burnout atau kelelahan dalam bekerja.

Dikutip dari CNBC, Rabu (23/6/2021), CEO Bumble Whitney Wolfe Herd memberi izin cuti berbayar tersebut diberikan kepada seluruh karyawan yang berjumlah 700 orang.

Salah satu juru bicara Bumble kepada CNBC mengatakan, libur sepekan tersebut merupakan tambahan dari jatah cuti tahunan yang sudah diberikan oleh pihak kantor.

Baca juga: Aplikasi Kencan Melantai di Wall Street, Wanita Ini Jadi Miliarder Termuda di Dunia

Dalam keterangan tertulisnya, Bumble menyatakan, seperti kebanyakan orang, tim mereka harus menghadapi situasi yang sangat menantang di tengah pandemi.

"Tingkat vaksinasi telah meningkat, dan pembatasan telah dilonggarkan, kami ingin tim kami di seluruh dunia memiliki kesempatan untuk istirahat dan fokus kepada diri mereka dalam sepekan penuh," tulis mereka.

Bumble pun telah mengumumkan rencana perusahaan untuk mengizinkan karyawan mereka offline selama sepekan penuh untuk berlibur melalui akun Twitter @bumble.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, tahun ini merupakan tahun yang sibuk bagi aplikasi kencan yang memiliki fokus kepada pengguna perempuan tersebut.

Baca juga: Pegawainya WFH, Google Hemat Lebih dari Rp 14,5 Triliun

 

Perusahaan itu baru saja mencatatkan saham mereka di New York Stock Exchange pada Februari lalu. Bumble pun mendapatkan dana sebesar 2,2 miliar dollar AS dari pencatatan saham perdana tersebut.

Sebelumnya, salah satu platform sosial media, Hootsuite, membuat pengumuman yang serupa. Perusahaan memperkenalkan program 'Wellness Week' pada bulan Juli mendatang. Program tersebut bertujuan untuk membantu kesehatan mental karyawan mereka.

Namun demikian, untuk peran-peran pekerjaan yang berhadapan dengan pelanggan serta pekerjaan dengan peran yang kritis akan tetap bekerja secara terjadwal. Dengan demikian, pelanggan tidak akan mengalami kesulitan dalam mengakses layanan Hootsuite.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenaker Terapkan WFH 75 Persen



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X