Tabungan Nasabah Eks-BNI Syariah Senilai Rp 16,1 Triliun Pindah ke BSI

Kompas.com - 10/08/2021, 20:50 WIB
Tangkapan layar soal panduan tata cara migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia (BSI). BSITangkapan layar soal panduan tata cara migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia (BSI).


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) melakukan proses roll-out atau auto-migrasi rekening terhadap lebih dari 1 juta rekening nasabah eks-BNI Syariah pada 9-10 Agustus 2021.

Dalam auto-migrasi rekening nasabah eks-BNI Syariah kali ini jumlah tabungan nasabah alias Dana Pihak Ketiga (DPK) yang akan dimigrasikan tercatat senilai Rp 16,1 triliun.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyampaikan proses auto-migrasi bertujuan untuk mengintegrasikan sistem tiga bank setelah merger sehingga nasabah bisa menikmati produk dan layanan Bank Syariah Indonesia dengan optimal.

Baca juga: Ungguli BNI dan BSI, Market Cap Bank Jago Dekati Bank Mandiri

“Setelah auto-migrasi dilakukan maka seluruh cabang BSI akan melakukan konsolidasi dan persiapan di tanggal 1 November 2021 dimana seluruh sistem, standar layanan, produk, dan bisnis proses sudah menjadi satu di Bank Syariah Indonesia,” kata Hery dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/8/2021).

Selain itu auto-migrasi juga dilakukan terhadap 66.000 rekening pembiayaan dengan nilai Rp 15,4 triliun. Saat ini, sebanyak 3,2 juta nasabah eks-BNI Syariah telah melakukan migrasi ke sistem Bank Syariah Indonesia dengan nominal mencapai Rp 30,5 triliun.

Jumlah itu setara dengan 24 persen dari total nasabah BSI. Selain itu BSI juga akan melakukan proses migrasi seluruh produk yang berasal dari BNI Syariah dan BRI Syariah. Migrasi ini termasuk pada produk unggulan yang dimiliki masing masing bank legacy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dampak migrasi kepada nasabah eks-BNI Syariah

Hery menjelaskan, skema auto-migrasi merupakan kebijakan BSI yang sengaja dibuat seiring dengan pemberlakukan PPKM di Indonesia.

Dalam skema ini nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang BSI untuk melakukan proses migrasi rekening karena kartu ATM eks-BNIS (BNI Syariah) dan eks-BRIS (BRI Syariah) masih bisa digunakan.

Terkait mobile banking, nasabah eks-BNIS dan eks-BRIS diharuskan memindahkan mobile banking ke BSI Mobile untuk dapat bertransaksi melalui mobile banking, karena mobile banking yang sebelumnya sudah tidak dapat digunakan.

Selam proses auto-migrasi tersebut BNI Syariah tetap dapat melakukan transaksi perbankan di ATM Bank Syariah Indonesia terdekat di seluruh Indonesia seperti biasa.

Baca juga: Ditopang Pertumbuhan Pembiayaan dan DPK, Laba Bersih BSI Naik 34,29 Persen

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.