Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bank Syariah Pakai Prinsip Bagi Hasil, Apa Bedanya dengan Bunga?

Kompas.com - 22/08/2021, 17:17 WIB
Mutia Fauzia

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Ada dua jenis bank di dalam sistem perbankan Indonesia, yakni bank konvensional dan bank syariah.

Salah satu perbedaan utama antara bank syariah dan bank konvensional yakni pada prinsip yang digunakan.

Di bank syariah, prinsip yang dipakai adalah prinsip syariah, di mana di dalam melakukan kegiatan bisnisnya, bank syariah tidak mengenal konsep bunga yang dianggap riba.

Dikutip dari buku Seri Literasi Keuangan Industri Jasa Keuangan Syariah disebutkan sistem bagi hasil ini lah yang membuat bank syariah cenderung lebih stabil dalam merespon shock.

Sementara, pada bank konvensional dengan sistem bunga bank yang berbasis utang, bank harus menanggung seluruh risiko bisis dan keuangan yang ada ketika guncangan terjadi di sisi aset bank.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Buka Rekening Bank Syariah Indonesia Online

Sehingga, bank konvensional berbasis utang akan sangat rentan terhadap berbagai jenis risiko dan stabilitas sistem perbankan pun cenderung rapuh.

Pada dasarnya, baik bagi hasil dan bunga adalah balas jasa yang diberikan oleh bank untuk nasabahnya atas penempatan dana yang mereka lakukan.

Lalu sebenarnya, apa perbedaan antara bunga dan bagi hasil?

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbedaan bunga dengan bagi hasil seperti dikutip dari laman resmi OJK:

Bunga Bank Konvensional

  1. Asumsi selalu untung
  2. Didasarkan pada jumlah uang (pokok pinjaman)
  3. Nasabah kredit harus tuntuk pada pemberlakuan perubahan tingkat suku bunga tertentu secara sepihak oleh bank, sesuai dengan fluktuasi tingkat suku bunga di pasar uang. Pembayaran bunga yang sewaktu-waktu dapat meningkat atau menurun tersebut tidak dapat dihindari oleh nasabah di dalam masa pembayaran angsuran kreditnya.
  4. Tidak tergantung pada kinerja usaha. Jumlah pembayaran bunga tidak meningkat meskipun jumlah keuntungan usaha berlipatganda saat keadaan ekonomi sedang baik.
  5. Eksistensi bunga diragukan kehalalannya oleh semua agam termasuk agama Islam
  6. Pembayaran bunga tetap seperti yang dijanjikan tanpa pertimbangan proyek yang dijalankan oleh pihak nasabah untung atau rugi

Baca juga: Daftar Kode Bank Syariah Indonesia untuk Keperluan Transfer

Bagi Hasil Bank Syariah

  1. Ada kemungkinan untung/rugi
  2. Didasarkan pada rasio bagi hasil dari pendapatan atau keuntungan yang diperoleh nasabah pembiayaan
  3. Margin keuntungan untuk bank (yang disepakati bersama) yang ditambahkan pada pokok pembiayaan berlaku sebagai harga jual yang tetap sama hingga berakhirnya masa akad. Porsi pembagian bagi hasil berdasarkan nisbah (yang disepakati bersama) berlaku tetap sama, sesuai akad, hingga berakhirnya masa perjanjian pembiayaan (untuk pembiayaan konsumtif)
  4. Jumlah pembagian bagi hasil berubah-ubah tergantung kinerja usaha (untuk pembiayaan berdasarkan bagi hasil)
  5. Tidak ada agama yang meragukan keabsahan bagi hasil
  6. Bagi hasil tergantung pada keuntungan proyek yang dijalankan. Jika proyek itu tidak mendapatkan keuntungan maka kerugian akan ditanggung bersama kedua pihak

Dari rincian di atas, dapat disimpulkan, ciri utama pola bagi hasil yang beda dengan bunga bank yakni keuntungan dan kerugian ditanggung bersama baik oleh pemilik dana maupun pihak yang menjalankan usaha.

Salah satu ciri utama bank syariah yang membedakan dengan bank konvensional yakni keberadaan logi iB.

Baca juga: Mengenal Prinsip Bank Syariah yang Berlaku di Aceh

Logo iB ini dipasang di depan kantor bank yang telah secara resmi beroperasi sebagai bank syariah, baik kantor pusat, kantor cabang, maupun kantor layanan syariah.
Logo ini juga biasanya dipasang di papan reklame, sepanduk, neon sign, atau billboard bank syariah.

Untuk diketahui, perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah lainnya yakni hubungan nasabah dengan bank.

Bila pada bank konvensional adalah hubungan debitur dan kreditur, sementara pola hubungan pada bank syariah adalah kemitraan (musyarakah dan mudharabah). Hubungan lain di bank syariah yakni penjual-pembeli (murabahah, salam dan istishna), sewa menyewa (ijarah), debitur-kreditur dalam pengertian equity holder (qard).

Untuk lebih jelasnya mengenai beda bank syariah dan bank konvensional dapat dibaca pada artikel berikut.

Sementara, penjelasan secara lengkap mengenai bank syariah bisa dibaca di artikel berikut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Krakatau Posco Bantu Kembangkan SDM Unggul Industri Baja

Krakatau Posco Bantu Kembangkan SDM Unggul Industri Baja

Whats New
Kedapatan 'Illegal Fishing,' KKP Tangkap Kapal Asing Berbendera Malaysia di Selat Malaka

Kedapatan "Illegal Fishing," KKP Tangkap Kapal Asing Berbendera Malaysia di Selat Malaka

Whats New
Terapkan Tarif Dinamis, Kereta Cepat Whoosh Layani 2 Juta Penumpang

Terapkan Tarif Dinamis, Kereta Cepat Whoosh Layani 2 Juta Penumpang

Whats New
Kemenkop UKM Gelar Inabuyer Expo Mei 2024, Targetkan Kerja Sama UMKM hingga Rp 2 Triliun

Kemenkop UKM Gelar Inabuyer Expo Mei 2024, Targetkan Kerja Sama UMKM hingga Rp 2 Triliun

Whats New
Bumi Resources dan Anak Usaha Lakukan Reklamasi Lahan Pascatambang di Kalsel dan Kaltim

Bumi Resources dan Anak Usaha Lakukan Reklamasi Lahan Pascatambang di Kalsel dan Kaltim

Whats New
Luhut: Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2023 Serap 1,82 Juta Tenaga Kerja

Luhut: Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2023 Serap 1,82 Juta Tenaga Kerja

Whats New
Pelaku Usaha: Industri Kripto RI Tidak dalam Posisi Sehat

Pelaku Usaha: Industri Kripto RI Tidak dalam Posisi Sehat

Whats New
Induk Shopee dan SeaBank Cetak Laba untuk Pertama Kali

Induk Shopee dan SeaBank Cetak Laba untuk Pertama Kali

Whats New
Klaim Asuransi Tumbuh 10,5 Persen, Allianz Life Sebut Ada Overutilisasi dari Rumah Sakit

Klaim Asuransi Tumbuh 10,5 Persen, Allianz Life Sebut Ada Overutilisasi dari Rumah Sakit

Whats New
Harga Bitcoin Tembus Rp 1 Miliar, Indodax: Memicu Lahirnya 'OKB'

Harga Bitcoin Tembus Rp 1 Miliar, Indodax: Memicu Lahirnya "OKB"

Whats New
Sri Mulyani Pastikan THR PNS, TNI-Polri Cair 100 Persen

Sri Mulyani Pastikan THR PNS, TNI-Polri Cair 100 Persen

Whats New
Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja Management Trainee, Simak Syaratnya

Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja Management Trainee, Simak Syaratnya

Work Smart
Kemenhub Kaji Kenaikan Tarif KRL, Pengamat Berikan 5 Catatan

Kemenhub Kaji Kenaikan Tarif KRL, Pengamat Berikan 5 Catatan

Whats New
Soal Aksi Boikot Produk Pro Israel, Hippindo: Itu Rugikan Bangsa Sendiri

Soal Aksi Boikot Produk Pro Israel, Hippindo: Itu Rugikan Bangsa Sendiri

Whats New
Pendanaan Industri Perusahaan Pembiayaan Masih Didominasi Pinjaman Bank

Pendanaan Industri Perusahaan Pembiayaan Masih Didominasi Pinjaman Bank

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com