Kompas.com - 07/10/2021, 18:00 WIB
Co-Founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan (kiri), peminjam Modalku Muhamad Khoiruddin (tengah), dan Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya berfoto bersama usai media gathering dan halal bihalal Modalku di Jakarta, Rabu (3/7/2019). FIKA NURUL ULYACo-Founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan (kiri), peminjam Modalku Muhamad Khoiruddin (tengah), dan Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya berfoto bersama usai media gathering dan halal bihalal Modalku di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup Modalku meraih pinjaman sebesar 18 juta dollar AS dari sindikasi yang dipimpin 3 institusi keuangan, yaitu Helicap Investments, Social Impact Debt Fund, dan salah satu grup layanan keuangan dari Jepang.

Dalam kesepakatan fasilitas kredit ini, Helicap Securities bertindak sebagai lead dari konsorsium pemberi pinjaman.

Bersama dengan itu, Grup Modalku tengah berada dalam proses untuk mendapatkan pendanaan institusi sebesar 120 juta dollar AS untuk memperkuat penyaluran pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara.

Baca juga: Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan, pendanaan ini diperoleh setelah Grup Modalku melewati pemeriksaan keuangan dan uji kelayakan risiko dengan para pendana.

"Pendanaan akan kami gunakan untuk terus mengembangkan dunia pinjaman digital bagi UKM. Kami percaya bahwa ini adalah awal mula dari hubungan jangka panjang dan akan memotori evolusi perusahaan secara konsisten ke depannya,” ujarnya dalam siaran persnya dikutip Kompas.com, Kamis (7/10/2021).

Dia menjelaskan, Modalku menggunakan teknologi untuk mendukung UMKM layak kredit namun tidak memiliki akses ke layanan keuangan melalui platform digitalnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi saat ini, tercatat lebih dari 50 persen PDB setiap negara anggota ASEAN berasal dari UMKM.

“Pandemi covid merupakan ujian penting bagi daya tahan Grup Modalku dan kami bersyukur telah sukses melewatinya, salah satu caranya dengan menggunakan model kredit yang berdasarkan Artificial Intelligence. Kami juga merasa bangga dan terhormat atas kepercayaan dari Helicap, Social Impact Debt Fund, dan grup layanan keuangan Jepang yang turut serta dalam pendanaan ini," ungkap Reynold.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.