KILAS

Jadi Kebutuhan Mendasar, Irigasi Dongkrak Produktivitas Pertanian

Kompas.com - 09/10/2021, 20:07 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021). DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021).
|

KOMPAS.com – Air menjadi kebutuhan mendasar dalam mengembangkan budidaya pertanian. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) terus mengupayakan irigasi pertanian dengan baik.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, program pengairan merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Sebab, dalam sektor pertanian yang sulit terjangkau air, irigasi merupakan solusi strategis bagi petani dalam mengembangkan budidaya pertanian mereka.

Baca juga: Permudah Distribusi Pertanian di Tabanan, Kementan Bangun Jalan Usaha Tani

"Irigasi merupakan program strategis agar produktivitas dan tingkat kesejahteraan petani meningkat. Irigasi menjadi solusi bagi pertanian," ujar Mentan SYL dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (9/10/2021).

Terkait dengan kekeringan, Direktur Jenderal (Dirjen) PSP Ali Jamil mengatakan bahwa Kementan telah melakukan optimalisasi pemanfaatan sumber air, seperti embung, bendungan, waduk, penggunaan pompa, dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk memitigasi kekeringan.

"Sementara, langkah untuk mengatasi banjir adalah dengan kegiatan normalisasi saluran penampungan air, termasuk perbaikan embung, optimalisasi bantuan pompa sumur suntik, dan kegiatan setara lain," kata Ali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Genjot Produktivitas Pertanian, Kementan Realisasikan Program Irigasi Perpipaan di Sorong

Irigasi, lanjutnya, merupakan program strategis dalam konteks pengairan lahan pertanian. Dengan irigasi, budidaya akan berkembang dengan baik karena pertanian tak boleh terganggu oleh faktor apapun.

“Ketika musim kemarau tiba, petani tak perlu khawatir karena ada irigasi yang akan memasok air sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga,” ujarnya.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan Rahmanto menerangkan, irigasi pertanian diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jadi, irigasi tak hanya berguna untuk sektor tanaman pangan, tetapi juga untuk sektor hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

“Irigasi adalah faktor teknis untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jika produktivitas naik, kesejahteraan petani juga meningkat,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.