BI: Kinerja Sektor Manufaktur Triwulan III Terindikasi Menurun

Kompas.com - 13/10/2021, 11:19 WIB
Logo Bank Indonesia (BI). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANLogo Bank Indonesia (BI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mengindikasikan kinerja sektor industri pengolahan atau manufaktur pada triwulan III-2021 terindikasi menurun.

Hal itu tercermin dari Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) atau indeks manufaktur BI sebesar 48,75 persen, lebih rendah dari 51,45 persen pada triwulan II-2021.

Kepala Grup Departemen Komunikasi Bank Indonesia Muhamad Nur menjelaskan, meski menurun namun relatif tidak sedalam triwulan III 2020 yang mencapai 44,91 persen.

Baca juga: PMI Manufaktur RI Melejit Lampaui China dan Jepang

 

"Penurunan PMI-BI tersebut sejalan dengan kegiatan sektor Industri Pengolahan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang sedikit terkontraksi di tengah kebijakan pembatasan mobilitas pada triwulan III 2021," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (13/10/2021).

BI mencatat penurunan terjadi pada seluruh komponen pembentuk PMI-BI, terutama penerimaan barang pesanan input, total karyawan, volume produksi dan volume persediaan barang Jadi yang berada dalam fase kontraksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara subsektor, mayoritas responden mengalami penurunan kinerja pada triwulan III 2021, dengan indeks terendah pada subsektor barang kayu dan hasil hutan lainnya, subsektor alat angkut, mesin dan peralatannya, serta subsektor pupuk, kimia dan barang dari karet.

Proyeksi Indeks Manufaktur Triwulan IV

Pada triwulan IV 2021, kinerja sektor Industri Pengolahan diprakirakan meningkat dan berada dalam fase ekspansi.

PMI-BI pada triwulan IV 2021 diprakirakan sebesar 51,17 persen, lebih tinggi dari capaian pada triwulan sebelumnya.

Baca juga: Imbas PPKM, PMI Manufaktur Indonesia Anjlok

 

Peningkatan PMI-BI didorong oleh seluruh komponen pembentuknya, terutama Volume Produksi, Volume Pesanan, dan Volume Persediaan Barang Jadi yang berada pada fase ekspansi.

Mayoritas subsektor diprakirakan akan meningkat, dengan indeks tertinggi pada subsektor Kertas dan Barang Cetakan serta subsektor Semen dan Barang Galian Non Logam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.