IHSG Ditutup Melemah, Investor Asing Lepas Saham UNVR, ASII, dan FREN

Kompas.com - 25/10/2021, 15:52 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (25/10/2021). Demikian juga dengan rupiah yang ditutup melemah di akhir perdagangan pasar spot.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.625,69 atau turun 18,04 poin (0,27 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.643,73. Aksi beli bersih investor asing tercatat Rp 2,9 triliun di seluruh pasar, dan Rp 72,7 miliar di pasar reguler.

Sebanyak 255 saham melaju di zona hijau dan 265 saham di zona merah. Sedangkan 143 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 15,4 triliun dengan volume 31,5 miliar saham.

Baca juga: Luhut Perkirakan Nilai Investasi Kendaraan Listrik di RI Bisa Capai Rp 493,5 Triliun

Investor asing mencatatkan jual bersih tertinggi pada saham Unilever Indonesia (UNVR) sebesar Rp 63,7 miliar. UNVR anjlok 5,5 persen di level Rp 4.580 per saham, dengan volume transaksi 76,2 juta saham dan total transaksi Rp 357,3 miliar.

Saham Astra International (ASII) mencatatkan net sell tertinggi setelah UNVR, senilai Rp 62,7 miliar. ASII sore ini melemah 2,02 persen di level Rp 6.050 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 316,5 miliar dengan volume 51,9 juta saham.

Menyusul, saham Smartfren Telecom (FREN) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 47,2 miliar. Sepanjang hari ini, FREN mencatat total transaksi sebesar Rp 180,5 miliar dengan volume 2,1 juta saham. FREN sore ini meroket 8,4 persen di level Rp 90 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saham Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Mandiri (BMRI) sore ini masih mencatatkan aksi beli bersih tertinggi masing-masing Rp 129,9 miliar dan Rp 119,1 miliar. BBCA stagnan di level Rp 7.525 per saham, sementara BMRI melemah 1,04 persen di level Rp 7.125 per saham.

Baca juga: Kemenperin Serahkan SNI ke Perajin Cangkul Lokal

Top losers sore ini antara lain saham Adi Sarana Armada (ASSA) yang ambles 5,5 persen di level Rp 3.190 per saham. Selanjutnya, saham Indika Energy (INDY) juga terperosok 3,5 persen di level Rp 1.925 per saham. Kemudian, saham Erajaya Swasembada (ERAA) turun 3,15 persen di level Rp 615 per saham.

Top gainer sore ini antara lain saham Bank Aladin (BANK) yang meroket 10,39 persen di level Rp 2.550 per saham. Kemudian, saham Bukalapak (BUKA) melesat 8,8 persen di level Rp 735 per saham. Saham Bank Neo Commerce (BBYB) juga naik 6,05 persen di level Rp 1.490 per saham.

Sementara itu, indeks Asia sore ini beragam dengan penurunan Nikkei 0,71 persen, dan indeks Strait Times 0,01 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong menguat 0,02 persen dan Shanghai Komposit menguat 0,76 persen.

Sedangkan bursa saham Eropa sore ini hijau, dengan kenaikan Xetra Dax 0,15 persen, dan FTSE 0,5 persen.

Pada penutupan perdagangan di pasar spot, mata uang garuda ditutup melemah. Berdasarkan Bloomberg, rupiah ditutup pada level Rp 14.158 per dollar AS atau turun 35 poin (0,25 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 14.122 per dollar AS.

Baca juga: Sampai 22 Oktober, Realisasi PEN Baru 58,3 Persen

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.