Kompas.com - 05/11/2021, 19:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi membatalkan sisa penerbitan obligasi pada sisa tahun ini. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam keterangan resminya menjelaskan pembatalan ini seiring dengan sudah terpenuhinya target pembiayaan APBN tahun 2021 yang bersumber dari lelang primer.

“Pembatalan rencana penerbitan SBN di pasar perdana tersebut diputuskan karena target pembiayaan APBN tahun 2021 yang bersumber dari lelang penerbitan SBN sudah terpenuhi dengan mempertimbangkan outlook penerimaan dan belanja negara hingga akhir tahun 2021,” tulis DJPPR dalam keterangan resminya pada Kamis (4/11/2021).

Adapun berdasarkan kalender penerbitan SBN tahun 2021, sebenarnya pemerintah masih menyisakan enam kali lelang primer, masing-masing SBN dan SBSN sebanyak tiga kali lelang. Alhasil, keenam lelang tersebut tidak akan dilaksanakan pada sisa tahun ini.

Baca juga: Ini Penjelasan Kemenhub Soal Penghentian Penerbangan Komersial di Bandara Halim Perdanakusuma

Berikut rinciannya:

Lelang penerbitan SUN tanggal 9 November, 23 November, dan 7 Desember
Lelang penerbitan SBSN tanggal 16 November, 30 November, dan 14 Desember

Lebih lanjut, dalam APBN tahun 2022, pemerintah dimungkinkan untuk melakukan penerbitan SBN pada kuartal keempat tahun 2021 dalam rangka memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN tahun 2022 (prefunding).

Terkait dengan kemungkinan prefunding tersebut, pemerintah akan terus memantau kondisi makro ekonomi dan pasar keuangan kuartal keempat tahun 2021 serta kebutuhan kas di awal tahun 2022.

“Pemerintah akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada publik dalam hal akan melakukan prefunding melalui lelang SBN di pasar domestik,” tutup DJPPR dalam pengumuman. (Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati)

Baca juga: Sri Mulyani: Ada Berapa Menteri Keuangan Perempuan di G20?

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Target sudah terpenuhi, pemerintah batalkan enam lelang SBN di sisa tahun ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.